Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Demo Buruh Teluk Bayur Ricuh

Rus Akbar , Jurnalis-Selasa, 02 Juni 2009 |11:54 WIB
Demo Buruh Teluk Bayur Ricuh
A
A
A

PADANG - Aksi demo yang yang dilakukan sekira 200 orang anggota Koperasi Bongkar Muat (Koperbam) TKBM Teluk Bayur di depan kantor Administaror Pelabuhan I Teluk Bayur Padang Sumatera Barat di jalan Tanjung Priok, sempat ricuh dengan KPLP Pelabuhan Teluk Bayur, Selasa (2/6/2009).

Aksi lempar air mineral serta pasir dan mendorong pagar sempat terjadi selama 15 menit, anggota polisi yang mengawal aksi tersebut ikut kena lempar dari anggota buruh.

Dari pantauan okezone di lokasi, aksi lempar terjadi ketika Ketua Koperbam, Chandra bersama enam orang rekannya masuk di kantor Adiministrator Pelabuhan I Teluk Bayur.

Buruh yang melihat kehadiran Chandra langsung mengeluarkan umpatan dan makian kepada Chandra serta melemparkan gelas minuman mineral ke arah Chandra. Buruh yang akan mendatangi Chandra terhalangi kantor tersebut. Akibatnya buruh tersebut mengamuk dan melempar petugas KPLP yang berjaga-jaga selain itu buruh juga mendorong pagar.

Tapi dari arah dalam satu kardus minuman mineral dilempar ke arah buruh yang melakukan aksi. Emosi para buruh pun semakin tersulut mereka membalas dengan melempar ulang gelas mineral, pasir dan kerikil.

Anggota polisi sempat menangkap pelaku tapi karena jumlah aparat sedikit akibatnya pelaku pelempar pasir berhasil diselamatkan rekan-rekannya.

Sementara menurut salah satu Kepala Regu Kerja (KRK) Koperbam Teluk Bayur, Nasrul pada okezone mengatakan, aksi yang dilakukan ini karena tindakan yang dilakukan Chandra sangat arogan.

"Tanpa memberikan surat pemberitahuan atau peringatan dua KRK dan satu anggotanya lansung dipecat, yaitu Abu Jamar dan Edi Sofyan keduanya adalah KRK, satu lagi anggotanya Amril Amir, 18 Mei lalu," terangnya.

Setelah keduanya dipecat, Chandra lansung mengangkat ketua KRK paman Chandra.Selain itu selama Chandra menjadi ketua Koperasi sudah dua tahun melakukan Rapat Anggota Tahunan.

"Kami tidak tahu sekarang jumlah uang yang ada dalam koperasi, padahal anggota harus tahu berapa uang koperasi, ini tidak tranparan," tegasnya. 

Abu Jamar salah satu KRK yang dipecat Chandra membenarkan bahwa dia dan dua orang rekannya dipecat, hanya ia terkejut kalau akan terjadi pemecatan kenapa tidak diberi surat peringatan atau pemberitahuan.

"SK saya memang sudah habis karena dari SK tersebut berlaku dari tahun 2007-2008, tapi kalau pekerjaannya baik SK tersebut akan diperpanjang, namun kalau kasus ini tidak ada surat pemberitahuan tapi ini langsung saja dipecat," ujarnya.

KRK diteluk bayur ini ada 70 kelompok dan 1.000 orang lebih buruh, informasi yang beradar, Chandra akan kembali memberhentikan 23 KRK dengan anggota 365 orang. 

Hingga pukul 11. 47 Chandra masih melakukan rapat tertutup dengan kepala kantor Administrator Teluk Bayur. Sementara aksi buruh masih dilakukan dengan memakai alat pengeras. Arus lalu lintas truk yang masuk dan keluar pelabuhan masih dibuka tutup.

(Fitra Iskandar)

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement