Share

Kasus Prita, Presiden Nilai Berlebihan

Amirul Hasan, Okezone · Kamis 04 Juni 2009 12:35 WIB
https: img.okezone.com content 2009 06 04 1 226072

JAKARTA - Kasus Prita Mulyasari yang menyita perhatian masyarakat karena tiba-tiba saja ditahan, dituntut, dan disidangkan atas keluhannya dalam surat elektronik terhadap pelayanan RS Omni Internasional, juga menyita perhatian Presiden RI.

Menurut Presiden Susilo Bambang Yudhoyono, terjadinya kasus Prita dikarenakan adanya tanggapan dari satu pihak yang secara berlebihan.

Baca Juga: Peduli Pejuang Kanker, Donasi Rambut bersama Lifebuoy x MNC Peduli Tengah Berlangsung!

"Saya kira dalam kasus Bu Prita sangat bisa dilakukan dengan cara yang lebih baik. Sehingga tidak kelihatan berlebihan. Tidak baik jika melakukan sesuatu secara berlebihan," ujarnya saat berdialog dengan salah satu stasiun televisi di Grand Ballroom Kempensky Gran Indonesia, Jakarta Pusat, Kamis (4/6/2009).

Lebih lanjut SBY mengharapkan, jika terdapat konflik undang-undang dan tidak sinkron, seharusnya dilihat secara utuh. "Dengan demikian tidak merugikan warga negara kita," tukasnya.

SBY meminta penanganan kasus ini juga harus mempertimbangkan sisi kemanusiaan dan keadilan. "Setelah saya mendapatkan penjelasan dari Kapolri dan Kejagung tentang permasalahannya, saya minta kepada penegak hukum di samping teks-teks yang harus dijalankan tentu ada teori kepatutan. Yaitu sisi kemanusiaan dan keadilan," tuturnya.

"Saat ini Jaksa Agung sedang bekerja untuk melihat apalah ada yang berlebihan atau tidak dari tindakakan aparat hukum," tandasnya.

(hri)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini