nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Soal Ambalat, Panglima Malaysia Akui Salah

Sukmo Wibowo, Jurnalis · Rabu 10 Juni 2009 14:52 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2009 06 10 1 227945 XtWNqaa7Ya.jpg

JAKARTA - Panglima Angkatan Tentara Malaysia (ATM) Jenderal Abdul Aziz mengakui pihaknya salah dalam kasus pelanggaran batas di wilayah Ambalat. Namun pelanggaran tersebut dilakukan secara tidak sengaja.

Demikian dikatakan Menteri Pertahanan Juwono Sudarsono usai menerima kunjungan kehormatan Panglima ATM yang didampingi oleh Panglima TNI Joko Santoso di kantor Dephan, Jalan Medan Merdeka Barat, Jakarta Pusat, Rabu (10/6/2009).

Menurut Panglima ATM seperti disampaikan Menhan, ketidaksengajaan angkatan laut Malaysia dikarenakan ketidaktahuan mereka telah melewati batas wilayah Indonesia. Kapal-kapal yang melakukan pelanggaran tersebut, merupakan kapal patroli maritim Malaysia yang biasa berpatroli setiap harinya.

Dalam batas wilayah, terdapat dua batas. Pertama bernama batas laut kedaulatan, dan kedua batas daulat. Di batas daulat inilah yang sering dilanggar oleh kapal patroli Malaysia.

Saat ini, kata Menhan hubungan Indonesia-Malaysia sudah bisa terkendali. Rencananya kedua negara akan melanjutkan perundingan Blok Ambalat pada Juli mendatang di Indonesia.

Menurut Menhan, adanya pelanggaran ini disebabkan kedua negara memegang peta berbeda. Malaysia menggunakan peta tahun 1979, sementara Indonesia menggunakan peta tahun 1970.

Masing-masing batas wilayah berbeda dan menimbulkan kesalahpahaman. Namun pada intinya Malaysia tetap mengakui Ambalat sebagai bagian dari NKRI.(hri)

(mbs)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini