JAKARTA - Ketua MPR Hidayat Nurwahid meminta Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) untuk menjalankan tugas pokoknya.
"Sewajarnya BPKP berhenti jangan menimbulkan kontroversi baru," ujarnya kepada wartawan usai menerima delegasi Gema Tabligh India, di Gedung Nusantara 3 DPR, Jalan Gatot Subroto, Jakarta, Selasa (30/6/2009).
Dikatakan Hidayat, Presiden Susilo Bambang Yudhoyono telah menegaskan bahwa dirinya tidak bermaksud mengecilkan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Presiden telah menyatakan tidak pernah menyuruh BPKP melakukan auditing kepada lembaga yang bermarkas di Jalan HR Rasuna Said, Jakarta tersebut.
"Akan lebih elegan apabila BPKP bekerja sesuai dengan tugasnya," tambah Hidayat.
Dia mengimbau BPKP agar menjalankan fungsi tugasnya. "Sudahlah, BPKP bekerja secara fokus pada tugas besar anda dan biarkan KPK diaudit oleh lembaga yang memang berwenang untuk mengaudit itu," pungkasnya.
(Novi Muharrami)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.