Image

Lagi, "Burung" Bocah 9 Tahun Terpotong Saat Sunat

sindo, Jurnalis · Selasa, 14 Juli 2009 - 06:04 WIB

PEKANBARU - Kecelakaan saat sunatan masal kembali terjadi. Bocah berumur sembilan tahun bernama Kamarudin asal Kabupaten Indragiri Hulu, Riau, mengalami kecelakaan fatal "salah potong" saat menjalani prosesi wajib itu.

Bocah itu hanya bisa terkulai lemas di ranjang ruangan Flamboyan di RS Awal Bros, Pekanbaru, Senin (7/7/2009). Kamarudin mengalami kecelakaan saat alat bedah laser yang digunakan dokter khitanan massal di Kantor Kecamatan Belilas Kabupaten Indragiri Huli, tidak hanya memotong kulit kemaluannya, tapi juga memangkas ujung kepala penisnya.

"Saat dibawa ke rumah sakit ini pada hari Minggu (12/7), kondisinya sudah parah karena air kencing dan darah terus keluar dari lukanya," ujar Kepala Humas RS Awal Bros Nasrul Edy.

Bocah malang itu mengalami kecelakaan saat mengikuti khitanan massal yang digelar oleh Badan Koordinasi Kegiatan Kesejahteraan Sosial (BK3S) Riau.

Menurut Abdul Wahab, ayah korban, acara khitanan massal itu diikuti oleh 170 anak. Dia mengaku, melihat langsung kecelakaan tersebut karena berada di sisi anaknya dan mengatakan dokter yang memotong kemaluan anaknya masih muda.

"Dokter memotong menggunakan pisau laser, dan saya sempat heran mengapa anak saya menjerit dan menangis," kata Abdul Wahab. Wahab mengaku langsung terguncang karena si dokter langsung mengucap istigfar dan mengatakan telah terjadi salah potong.

"Astagfirullaahaladzim. Maaf, ya Pak. Putus terpotong," ujar Abdul Wahab menirukan perkataan sang dokter.

Sebelumnya, nasib malang dialami Salman Alfarisi (12). Warga Air Dingin, Kecamatan Koto Tangah, Padang, Sumatera Barat. Kepala penisnya terpotong saat sunatan massal di Puskemas Air Dingin 1 Juli lalu.

(ded)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini

Live Streaming