BALIKPAPAN - Sejak Selasa kemarin, Indonesia, Filipina dan Jepang memulai latihan bersama Regional Marine Pullution Exercise (Regional Mapolex) selama tiga hari 14-16 Juli 2009 yang dipusatkan di perairan Balikpapan, Kalimantan Timur.
Sebanyak 25 kapal akan dilibatkan dalam simulasi penangulangan tumpahan minyak di posisi 01' 22' 30' LS/ 116'56'00 BT, perairan Balikpapan.
"Rabu siang ini ada simulasi kapal pengangkut minyak oil spiller GT 200.000 berbendera Indonesia memuat 1.300.000 ton minyak mentah, bertabrakan dengan kapal kargo. Akibat tabrakan ini terjadi kebocoran tanki yang menumpahkan minyak 7000 liter per menit dan terjadi kebakaran dan 9 Abk jatuh kelaut," ungkap kasubdit Direktur Kesatuan Penjagaan Laut dan Pantai Eka Sukmawati, Rabu (15/7/2009).
Latihan ini melibatkan 150 personel dari Basarnas, administrator pelabuhan, PT Total Indonesie, Chevron, Badan Lingkungan Hidup, TNI AL dan Polri ini, dan coast guard dari Kapal Jepang, Filipina.
"Ada dua kapal kelas 1 yang dimiliki Dephubla, dan dua kapal Filipina dan sebuah kapal Jepang yang super lengkap seperti miliki klinik kesehatan, dua landasan helipad, dan perlengkapan lain," ungkap Eka.
Acara pembukaan Regional Morpolex ini dilakukan Selasa kemarin, di landasan helipad Pantai Banua Patra Pertamina.Pembukaan dihadiri Walikota, muspida, Direktur kesatuan Penjagaan laut dan pantai Sato Bisri dan 2 komander dari Jepang dan Filipina serta diikuti ratusan personel coast guard tiga Negara termasuk dari departemen terkait.
(Fitra Iskandar)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.