nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Korban Tenggelam KM Sarimulya Capai 20 Tewas

Koran SI, Jurnalis · Senin 31 Agustus 2009 06:27 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2009 08 31 1 252762 A6bXb09yh8.jpg

BANJARMASIN - Jumlah korban tewas akibat tenggelamnya Kapal Motor (KM) Sarimulya di perairan Sungai Negara, Desa Batalas, Kecamatan Candi Laras Utara (CLU), Kabupaten Tapin, Kalimantan Selatan mencapai 20 orang.

Sehari sebelumnya, baru 11 orang korban dinyatakan tewas. Salah satu korban tewas diketahui adalah warga negara asing asal Arab Saudi, yaitu Abdul Hadi (22).

Menurut anggota Tim SAR Dinas Perikanan Tapin, Junaidi, Abdul Hadi ditemukan mengapung sesaat setelah kapal nahas tersebut dibongkar oleh tim penyelam tradisional dari Daha, Negara, Hulu Sungai Selatan.

Abdul Hadi ditemukan hampir bersamaan dengan mayat istrinya, Rina,23,warga Babirik,Kabupaten Hulu Sungai Utara (HSU). Kedua korban yang baru datang dari Arab Saudi berencana bersilaturahmi ke salah satu kerabat mereka di Desa Margasari,Kabupaten Tapin.

Kedatangan warga Arab Saudi yang menikah saat Rina menjadi TKW itu untuk bertemu dengan mertuanya di Desa Babirik. Tim SAR bersama warga sekitar dan aparat kepolisian hingga tadi malam terus melakukan pencarian dengan menyisir lokasi kejadian dan melakukan penyelaman.

Untuk menemukan korban lain yang diduga masih terperangkap di dalam kapal, tim penyelam terpaksa memotong-motong pintu dan dinding kapal yang terbuat dari kayu menggunakan gergaji.

"Setelah pintu dan dinding terbongkar, lima penumpang yang telah menjadi mayat langsung muncul ke permukaan,"kata Junaidi.

Hingga pukul 19.00 Wita, tim telah menemukan 20 mayat. Sebanyak 14 di antaranya ditemukan sehari sebelumnya. Diperkirakan di dalam kapal masih terdapat puluhan korban.

Tim kesulitan mengevakuasi korban lain karena di lokasi kejadian air sedang dalam kondisi pasang dan berarus deras. Satu unit kapal tunda (tug boat) yang kebetulan melintas mencoba menarik kapal, tapi tak berhasil karena tali selalu putus.

KM Sarimulya tenggelam, Jumat (28/8) malam saat berlayar dari Daha, Kabupaten Hulu Sungai Selatan menuju Kota Banjarmasin dalam perjalanan melintasi Kabupaten Tapin.

Kapal yang terbuat dari kayu tersebut tenggelam di perairan Negara Desa Batalas,Kecamatan Candi Laras Utara (CLU), Kabupaten Tapin, 100 km dari Banjarmasin, Kalimantan Selatan. Penyebab kapal tenggelam karena kelebihan muatan.

(kem)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini