Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Susno Duadji: Awalnya Cicak versus Tokek

K. Yudha Wirakusuma , Jurnalis-Jum'at, 06 November 2009 |08:16 WIB
Susno Duadji: Awalnya Cicak versus Tokek
A
A
A

JAKARTA - Kabareskrim Mabes Polri Komjen Susno Duadji menceritakan asal muasal munculnya istilah cicak dan buaya yang sekarang populer dipakai menunjuk dua institusi penegak hukum, yaitu KPK dan Mabes Polri.

"Saya kan bukan orang yang mengerti mengenai teknologi. Kebetulan saya melihat ada cicak dikantor saya. Kalau saya mau bandingkan dengan Arwana kan tidak mungkin. Saya mau ngomong tokek, tapi staf saya bilang dengan buaya," kata Susno dalam Rapat Kerja dengan Komisi III DPR dan Kapolri di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Jumat (6/11/2009) dini hari tadi.

Lebih lanjut Susno mengatakan dari aspek kekuasaan institusi KPK lebih punya kekuasan ketimbang Polri karna tak perlu izin untuk menangkap dan menyita barang bukti kejahatan. "Itu dari segi alat kekuasaan terbalik, kami cicak, KPK buaya, soalnya KPK tidak pernah izinan kalau buat nangkap, kalau kita harus izin," sambungnya.

Susno melanjutkan, jika dilihat dari segi kecanggihan alat sadap yang dimiliki, maka perbandingan antara Polri dan KPK ibarat buaya dengan cicak. Namun, bila dari segi kekuasaan, Polri adalah cicak dan KPK adalah buaya. "Kita nangkap perlu izin-izinan," tukasnya.

(Muhammad Saifullah )

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement