Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Hadapi Longsor, Pemkab Tegal Bentuk Tim Tanggap Bencana

Kastolani , Jurnalis-Minggu, 22 November 2009 |04:15 WIB
 Hadapi Longsor, Pemkab Tegal Bentuk Tim Tanggap Bencana
A
A
A

TEGAL- Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tegal, Jawa Tengah membentuk tim reaksi cepat (TRC) penanganan bencana alam. Tim tanggap bencana itu bekerja menghadapi ancaman longsor yang berpotensi terjadi di musim penghujan ini.

Kepala Kesbangpol dan Linmas Pemkab Tegal, Bambang Puji Waluyo mengatakan satuan reaksi cepat ini berasal dari gabungan semua unsur terkait di bawah koordinasi Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD).

"Tim ini siap dimobilisasi jika terjadi bencana dan menangani korban secara cepat dan tepat,"kata dia di sela pelatihan penanganan bencana tanah longsor di Dusun Sudikampir, Desa Guci, Kecamatan Bumijawa, Kabupaten Tegal, Jawa Tengah, Sabtu (21/11/2009).

Menurut dia, pembentukan tim lantaran Kabupaten Tegal termasuk kawasan rawan terkena bencana tanah longsor. Daerah rawan longsor ini tersebar di empat kecamatan, yakni Kecamatan Bumijawa ada 18 desa rawan longsor, Bojong 17 desa, Jatinegara 9 desa, dan Balapulang empat desa. Empat daerah itu dinilai rawan longsor karena lokasinya berbukit dan kondisi tanah labil.

"Terkait itu, kita bentuk tim reaksi cepat agar setiap terjadi bencana bisa ditangani,"ujarnya.

Tim dibekali beberapa materi, seperti pertolongan pertama, evakuasi korban, pemetaan titik bencana, pendataan penduduk yang berada di daerah rawan bencana, dan pembuatan dapur umum. Mereka juga dibekali praktik memberikan pertolongan pertama dan evakuasi korban. (frd)

(Hariyanto Kurniawan)

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement