nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

4 Guru Pelaku Ritual Telanjang Temui Bupati Mojokerto

Tritus Julan, Jurnalis · Kamis 26 November 2009 10:13 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2009 11 26 340 279328 RBq1dO2n4u.jpg Pertemuan para kepsek Mojokerto kemarin.(foto:Tritus J/SI)

MOJOKERTO - Empat guru yang melakukan ritual telanjang dengan tubuh dicat hitam serta berkeliling pasar dipertemukan Bupati Mojokerto, Suwandi.

Sekretaris Daerah Kabupaten Mojokerto, Budiyono mengatakan, tadi malam (Rabu, 25/11/2009) dirinya mempertemukan tiga guru SD dan satu guru SMP pria itu kepada Bupati.

Dalam pertemuan itu, bupati memberikan klarifikasi jika yang memberikan perintah ritual telanjang melalui telepon itu bukanlah dirinya, atau pejabat Pemkab Mojokerto. "Sambil mengklarifikasi, bupati juga memberikan penguatan mental kepada mereka," terang Budiyono.

Dia juga berharap, kejadian ini tak terus terjadi. Menurutnya, bupati ataupun pejabat Pemkab Mojokerto lainnya tak pernah memerintahkan guru atau masyarakat untuk melakukan ritual telanjang dengan maksud mengamankan pencalonan Suwandi dalam pilkada tahun 2010 nanti.

"Itu jelas-jelas perintah yang menyesatkan. Perintah itu diberikan orang melalui telepon. Dan mereka itu (penelepon) adalah orang-orang tak bertanggungjawab," katanya.

Peristiwa yang menghebohkan itu terjadi pada Sabtu pekan lalu dan Selasa kemarin di mana empat guru melakukan ritual telanjang mengelilingi pasar dan alun-alun Kota Mojokerto.

Aksi ini dilakukan para guru untuk memenuhi perintah seseorang melalui telepon yang mengatasnamakan Asisten I (Pemerintahan) Pemkab Mojokerto Akhmad Jazuli.

Si penelepon menjanjikan akan memberikan kenaikan pangkat jika para guru ini menuruti perintah ritual tersebut. Juga disertai dengan ancaman pencopotan jabatan bagi kepala sekolah yang tak menuruti perintah itu.

(fit)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini