Jangan Merasa Paling Benar

Senin 30 November 2009 12:39 WIB
https: img.okezone.com content 2009 11 30 230 280240

Indonesia Corruption Watch mengancam melayangkan surat somasi untuk Presiden Susilo Bambang Yudhoyono. Hal itu bakal dilakukan jika dalam sepekan Presiden tak memerintahkan Kejaksaan Agung menghentikan perkara dua pimpinan Komisi Pemberantasan nonaktif, Bibit Samad Rianto dan Chandra M Hamzah.

Koordinator Bidang Hukum dan Monitoring Peradilan Indonesia Corruption Watch Emerson Yuntho mengatakan ICW akan somasi Presiden jika dalam waktu seminggu tidak memaksa Kejaksaan Agung lakukan penghentian perkara Bibit-Chandra dan reposisi.(sumber tempointeraktif.com).

Awalnya sebagai masyarakat secara pribadi  kagum dengan sepak terjang ICW dalam menyoroti kasus-kasus korupsi di negeri ini. Tetapi lambat-laun kekaguman terhadap ICW terkikis sudah.  Karena  tindak-tanduknya  yang arogan terlalu memihak dan berat sebelah. Ditambah sikapnya yang mudahnya mengumbar ancaman, semakin tidak simpati tingkah pola kelompok ini

Ancam mengancam merupakan gaya preman yang tidak memahami hukum. Sebagai kelompok yang katanya memahami hukum, sungguh ironis jika ICW berperilaku seperti preman yang mudah mengobral ancaman . Ingat jangan kebablasan, karena sekarang bukan zamannya lagi ,ancam-mengancam, gertak mengertak, teroror- meneror seperti pada zaman Orba. Jangan merasa paling benar  dengan memaksakan Presiden yang dipilih puluhan juta rakyat Indonesia untuk mengikuti kemauan segelintor orang  yang belum tentu benar.

Nuraini

Jl RE Martadinata, Tangerang, Banten

(mbs)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini