Jangan Terpaku Pada Satu Masalah Saja, Program 100 Hari Masih Berjalan

Selasa 01 Desember 2009 12:50 WIB
https: img.okezone.com content 2009 12 01 230 280653

Terbentuknya pemerintahan baru Susilo Bambang Yudhoyono - Boediono diawali dengan suatu harapan yang melambung tinggi. Maklumlah pasangan itu dipilih langsung oleh rakyat dengan perolehan suara lebih 60 persen. Dukungan koalisinya di parlemen pun sangat mantap yakni mencapai sekitar 75 persen bahkan sampai menimbulkan kekhawatiran tentang kurang adanya kekuatan pengimbang. Tetapi mimpi itu kemudian seakan buyar ketika pemerintah dihadang oleh masalah konflik KPK dan Polri yang tampaknya begitu rumit.

Popularitas dan dukungan kepada SBY mulai menurun karena dugaan keterlibatan dalam kasus Century terutama menyangkut orang-orang penting di pemerintahan yakni Wapres Boediono dan Menteri Keuangan Sri Mulyani. Penanganan konflik dua lembaga hukum yang berujung pada pernyataan sikap setelah mendengar rekomendasi Tim 8 juga masih menyisakan persoalan yang belum tuntas. Apalagi pemberantasan mafia peradilan yang sudah dimasukkan dalam program 100 hari belum ada langkah kongkretnya.

Sungguh ini merupakan medan berat yang bakal dihadapi pemerintahan baru. Fokus perhatian terhadap satu sangat menyita waktu dan energi. Hal itu berpotensi menurunkan koordinasi dan pengendalian program pada bidang lainnya. Apalagi posisi wapres dan menteri keuangan teramat sentral. Itulah sebabnya semakin lama masalah Bank Century diselesaikan maka akan semakin lama situasi tidak tenang dihadapi pemerintahan SBY. Dalam kondisi seperti itu maka mau tak mau akan berimbas pasda kinerja keseluruhan.

Namun SBY masih tampil dengan penuh percaya diri. Adanya tudingan telah menerima dana Bank Century tidak menggoyahkan sama sekali karena presiden justru dengan lantang menantang agar kasus ini dibuka sejelas-jelasnya baik melalui jalur politik maupun terutama hukum. Sikap seperti ini untuk sementara bisa membantu sehingga kemerosotan citra dan kepercayaan kepada SBY tidak semakin menurun. Tidak sampai separah seperti yang digambarkan. Itulah modal penting agar pemerintahan tidak sampai goyah.

Pemerintah perlu segera melakukan counter opini untuk mengajak masyarakat tidak terjebak atau terbelenggu hanya pada satu masalah. Bagaimana pun banyak hal yang harus dikerjakan dan segera diselesaikan oleh pemerintahan baru. Menteri-menteri yang belum sepenuhnya bisa tampil meyakinkan masyarakat perlu didorong agar tidak ada kesan mereka masih tenang-tenang saja. Bukan untuk mengalihkan perhatian agar kasus century bisa ditenggelamkan melainkan agar kegiatan produktif tetap berjalan.

Tidak ada satu pemerintahan yang bisa mulus berjalan tanpa hambatan. Tidak terkecuali pemerintahan SBY-Boediono. Justru karena itulah kemampuan untuk menghadapi tantangan sangat penting agar tidak kehilangan kendali apalagi kredibilitas. Masih terlalu dini untuk menilai segala sesuatunya karena itu yang penting mereka segera bekerja dan menyelesaikan banyak hal. Sekali lagi dibutuhkan pergeseran perhatian agar tidak terjebak hanya pada satu masalah. Ingatlah program yang disusun banyak dan itu harus dikerjakan.

Dina Resty Hutasoit

Jalan Utan Kayu No 23F - Jakarta

Email: [email protected]

(mbs)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini