Indonesia Menuju Negara ”Pemakzulan”

Rabu 02 Desember 2009 21:25 WIB
https: img.okezone.com content 2009 12 02 230 281237

Pemakzulan (menurunkan pemerintahan yang sah di tengah jalan) di negera Indonesia telah berungkali terjadi di Indonesia, seperti  bank Bali sebesar Rp 900 milyar yang merontokkan pemerintahan BJ. Habibie dan Presiden Gus Dur yang dijatuhkan dalam perkara Bulog sehingga Megawati yang saat itu menjadi Wakil Presiden dilantik menjadi Presiden RI ke  4 .

Mencermati perkembangan politik di DPR dan di kalangan masyarakat bisa jadi pemakzulan merupakan ancaman bagi Susilo Bambang Yudhoyono - Boediono. Apalagi, lolosnya pengajuan hak angket Bank Century yang terkait aliran dana Bank Century akan menjadi bola liar menuju pemakzulan pemerintahan pilihan rakyat tersebut, walaupun beberapa inisiator mengelak bahwa hak angket bukan upaya pemakzulan pemerintahan SBY - Boediono.

Selain itu, upaya pemakzulan terhadap pemerintahan SBY - Boediono nampak terlihat jelas, hal ini seperti diungkapkan oleh pengamat Politik Arbi Sanit menilai ada aroma untuk memakzulkan (impeachment) Presiden Susilo Bambang Yudhoyono atau Wakil Presiden Boediono dengan adanya wacana pembahasan tata cara dan mekanisme pergantian wakil presiden dan impeachment di Panitia ad hoc MPR.

Wacana hak angket Bank Century dan perubahan ketentuan tersebut dapat mengarah kepada mempermudah mekanisme pemberhentian Presiden atau Wakil Presiden. Dengan dipermudahnya hal ini malah akan membawa negara kepada sistem parlementer yang memberikan kuasa seutuhnya kepada MPR dan menuju Negara "Pemakzulan", sertra yang lebih bahaya kalau kembali kepada UUD 1945 yang lama yang diisukan oleh kelompok-kelompok yang menginginkan kembali UUD 1945 yang lama.

Rizal Mappaseng, SH

Pemerhati Masalah Hukum dan HAM

(mbs)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini