Jangan Ciderai Hari Antikorupsi

Senin 07 Desember 2009 15:15 WIB
https: img.okezone.com content 2009 12 07 230 282563

Hari antikorupsi sedunia tercetus tatkal PBB merativifikasi konvensi anti korupsi di Merida Mexico pada tanggal 9 Desember 2003. Tahun berikutnya, Pemerintah Indonesia menetapkan tanggal 9 Desember sebagai hari anti korupsi nasional yang ditandai dengan dikeluarkannya Inpres No. 5 Tahun 2004 Tentang Percepatan Pemberantasan Korupsi.

Dengan riwayat seperti di atas, 9 Desember merupakan sebuah momentum pencerahan moral, tidak hanya bagi bangsa Indonesia, tetapi bagi seluruh umat manusia di seantero jagat. Memperingatinya dengan cara turun ke jalan, tentu bukan sesuatu yang tercela, apalagi jika para penggagasnya sudah menempuh prosedur formal dengan aparat keamanan.

Namun, ia menjadi "berbahaya" jika tujuannya sudah ditunggangi kepentingan-kepentingan politik tertentu. Ia akan berubah dari gerakan moral menyadarkan anak bangsa, lebih-lebih para pengelola keuangan negara untuk menjauhkan korupsi dari lingkungan kerja masing-masing, menjadi upaya profokatif untuk memusuhi Pemerintah yang sedang berkuasa.

Jika itu yang terjadi, maka yang sedang kita praktikan adalah membasmi tikus dengan membakar lumbungnya. Dan selanjutnya, kita akan menjadi bangsa yang tidak akan pernah damai. Karena itu, hari anti korupsi tahun ini hendaknya kita gunakan secara tepat-sasar sesuai dengan semangat awal para pencetusnya, dan bukan untuk mencari kambing hitam.

Anggi Astuti

Jaringan Epistoholik Jakarta (JEJAK)

Parung Permai Blok I-2/No.15 Parung-Bogor

[email protected]

(mbs)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini