NGAWI - Ratih Sanggarwati mulai menjajaki dan menjalin komunikasi dengan beberapa tokoh partai politik poros tengah untuk memuluskan langkahnya maju menjadi calon Bupati Ngawi 2010-2015 dalam pemilihan bupati mendatang.
Untuk memantapkan langkahnya, mantan peragawati yang kini selalu tampil memakai busana muslim dan berkerudung ini, kemarin berkunjung ke Kantor DPC PKB Kabupaten Ngawi. Dia sepertinya ingin menyapa dan bertemu langsung dengan beberapa tokoh politik dan tokoh masyarakat Ngawi sebelum mendeklarasikan pencalonannya.
Ratih bertemu dengan Ketua DPC PKB Ngawi Khoirul Anam Mu'min, Ketua Dewan Syuro DPC PKB Ngawi Ali Mustofa, dan beberapa kader partai berlambang bola dunia itu. Selain itu, hadir juga Ketua PC NU Ngawi Isrodun Yusuf.
Menurut Wakil Sekretaris DPC PKB Ngawi Adi Wiyono, kehadiran Ratih Sanggarwati ini hanya untuk bertemu dan bersilaturahmi dengan para pengurus PKB Ngawi. Selain itu, juga sekaligus memperkenalkan diri kepada para kiai dan kader PKB Ngawi.
"Ini hanya silaturahmi biasa. Tidak ada yang istimewa. Ya, istilahnya beliau kulonuwon dan meminta doa restu dari para kiai sebelum maju mencalonkan diri sebagai bupati dalam pilbub nanti," ujarnya, Kamis (7/1/2010).
Munculnya sosok Ratih Sang dalam Pilbup Ngawi 2010 ini memang memberi suasana berbeda dan menarik. Warga Ngawi sepertinya juga penasaran ingin melihat langsung bagaimana sosok Ratih Sang yang wajahnya sudah terpasang di spanduk dan poster berukuran besar yang dipasang di beberapa lokasi di wilayah Ngawi.
Ratih semula maju mencalonkan diri dalam Pemilihan Legislatif (Pileg) 2009 lalu lewat PPP. Namun, saat itu dia gagal. Kemudian Ketua DPP PPP Suryadharma Ali merekomendasikan Ratih Sang maju dalam pertarungan Pilbub Ngawi.
Perempuan kelahiran Ngawi ini bakal maju dengan mesin politik dari koalisi partai poros tengah. PPP yang memiliki 4 kursi di Dewan dan PKB yang memiliki 3 kursi di Dewan dipastikan akan berkoalisi. Kedua partai ini kini juga terus menjalin komunikasi dengan PKS dan PAN untuk memperkuat posisi koalisi poros tengah mengusung Ratih.
Ratih sepertinya juga tahu persis konstelasi politik di Ngawi. Peluangnya untuk memenangkan Pilbup dan menjadi orang nomor satu di Ngawi selama lima tahun ke depan juga tentu tidak mudah.
Saat bertemu dengan para pengurus PKB Ngawi dan para tokoh masyarakat Ngawi, Ratih Sang mengaku meminta doa restu dan dukungan dari mereka untuk memenangkan Pilbub nanti. "Saya sudah mantap maju dalam pemilihan bupati nanti. Saya ingin memajukan Ngawi. Saya tidak ingin Ngawi mundur 20 tahun lagi. Oleh karena itu, saya ingin ada perubahan di Ngawi bersama para kiai dan seluruh komponen masyarakat," ujar Ratih.
Sementara itu, calon lain yang akan maju dalam Pilbub Ngawi juga tak kalah cepat mendekati basis massa. Pasangan Budi Sulistyono-Oni Harsono yang diusung DPC PDI Perjuangan Maryudhi-Suratno dari independen, Yayuk Sri Rahayu-Gardjito yang dikabarkan diusung Partai Golkar, Mas Tris yang diusung Partai Hanura, juga terus menjalin komunikasi dengan masyarakat.
Sesuai jadwal dan tahapan yang disusun KPU Ngawi, tahapan Pilbub Ngawi akan dimulai pada Februari 2010. Kemudian, hari H coblosan Pilbub diperkirakan akan berlangsung pada Juni 2010.
(Lamtiur Kristin Natalia Malau)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.