Seratusan Warga di Cirebon Menderita Cikungunya

Tantan Sulton Bukhawan, Koran SI · Senin 18 Januari 2010 17:05 WIB
https: img.okezone.com content 2010 01 18 340 295252

CIREBON - Seratusan warga di Kecamatan Klangenan dan Jamblang, Kabupaten Cirebon terserang penyakit Cikungunya. Serangan virus ini merupakan kasus yang kedua setelah 2007 lalu di kabupaten Cirebon.  

 

Berdasar informasi yang dihimpun, seratusan warga yang terserang penyakit ini terjadi secara berturut-turut sejak awal 2010. Ketiga desa yang warganya terkena virus yang ditularkan dari nyamuk ini adalah Desa Jamblang, Desa Serang, dan Desa Bode Sari.

 

Penyebaran penyakit ini, paling parah dialami warga RT 19/06 Desa Jambang, yang merupakan pemukinan warga keturunan Tionghoa yang dikenal dengan kampung Klenteng Jamblang. Hingga saat ini, puluhan warga masih mengalami sakit bahkan ada beberapa anak dan orang dewasa yang lumpuh.

 

Menurut penuturan warga, seranga virus cikungunya ini terjadi sejak pergantian tahun 2009 ke 2010. Memasuki 2010, puluhan warga secara begiliran terserang penyakit ini. Kendati penyakit ini tidak dianggap mematikan, namun dampaknya bisa menimbulkan kelumpuhan penderita selama beberapa hari.

 

Kepala Bidang Pencegahan dan Pemberantasan Penyakit Menular (P3M) Dinkes Kabupaten Cirebon Abdul Aziz saat dikonfirmasi mengaku, pihaknya sudah mendapatkan laporan terkait adanya penderita cikungunya. Namun, laporan yang dia dapat baru satu orang.

 

Untuk masalah fogging memang gampang kami lakukan. Namun, hal ini tentunya harus diteliti dan disurvey dulu. “Jika memang penyakit ini sudah mewabah maka kami bakal segera melakukan fogging,” tegas Abdul Aziz, Seniin (18/1/2010).

 

“Dijelaskan Aziz, penyakit cikungunya hingga saat ini memang belum ditemukan obatnya. Namun, penyakit ini tidak termasuk mematikan dan bisa sembuh sendiri.Kalaupun diberi obat, hanya untuk pencegahan saja,” paparnya.

 

(teb)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini