nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

SBY Belum Bereaksi Soal Kasus Fee Gamawan

Iman Rosidi, Jurnalis · Jum'at 05 Februari 2010 17:17 WIB
https: img.okeinfo.net content 2010 02 05 339 300928

JAKARTA - Presiden SBY belum bereaksi menyikapi persoalan dugaan gratifikasi  mantan Gubernur Sumatera Barat Gamawan Fauzi, yang kini menjabat Menteri Dalam Negeri.

“Belum pernah ada statement dari Presiden. Jadi artinya belum bisa diberikan komentar,” ujar juru bicara Presiden, Julian Aldrin Pasha.

Hal itu diungkapkan Julian menanggapi pertanyaan wartawan mengenai kasus hukum persoalan fee yang diterima sejumlah para gubernur termasuk Gamawan Fauzi di Istana Negara, Jakarta, Jumat (5/2/2010).

Meski KPK telah menganggap persoalan fee dari Bank Pembangunan Daerah itu sebagai gratifikasi, Julian mengaku belum mengetahui apakah Keppres yang mendasari cairnya honor pada para pejabat itu akan dicabut atau tidak.

“Ya nanti dilihat nanti. Apa betul kasusnya seperti itu, saya belum tahu,” jelasnya.

Demikian, menurutnya sikap presiden sudah jelas. Bila menteri terlibat kasus hukum dan terbukti bersalah maka hal itu diserahkan pada proses hukum yang berlaku, tanpa pandang bulu.

“Jadi tidak benar ada privilage pada seseorang, kekebalan hukum atau dilindugi oleh presiden, itu tidak benar sama sekali. Presiden sepenuhnya menyerahkan kepada mekanisme hukum yang berlaku dan diproses sesuai dengan prosedur hukum yang berlaku, jadi tidak ada keistimewan di luar hukum,” tambahnya.

Sebelumnya Gamawan Fauzi mengakui bahwa dirinya ikut menerima fee dari BPD semasa dia menjabat sebagai gubernur Sumatera Barat. Menurut dia, fee yang didasari oleh Keppres jumlahnya hanya Rp5 juta. Sampai saat ini pembagian fee itu masih dilakukan. (fit)

(kem)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini