DEPOK – Tasmiati bersama Sri Rahayu, yang merupakan ibu dan kakak Yuli Purwaningsih, ABG asal Depok yang hilang dua pekan lalu, pagi tadi menyambangi Polsek Limo, Depok, Jawa Barat.
Kedatangan mereka kali ini adalah bermaksud menanyakan perkembangan keberadaan Yuli yang sudah hilang hampir dua pekan.
Selain itu, pihak keluarga juga bermaksud melaporkan ancaman yang diterima melalui pesan singkat (SMS) semalam sekira pukul 23.30 WIB. Hal itu, bertujuan untuk mempermudah polisi melacak keberadaan Yuli yang diduga dibawa kabur kekasihnya sendiri yang bernama Deni, seorang sopir angkutan kota S 16 jurusan Pangkalan Jati–Grogol.
Ibu Yuli, Tasmiati mengatakan, ia tidak pernah putus asa untuk menunggu kepulangan Yuli dan berharap penuh kepada pihak kepolisian untuk dapat menemukan Yuli. Tasmiati menegaskan, anaknya bukan melarikan diri atau kabur bersama Deni, melainkan hilang seusai izin mengikuti kegiatan ekstrakulikuler di Ragunan, Jakarta Selatan.
“Saya tidak tenang dengan adanya SMS maka sekalian saya lapor, anak saya bukan minggat, tapi langsung tidak ada kabar setelah dari Ragunan. Kata teman–temannya jalan ke Mal Cinere, setelah itu mereka pisah,” ujarnya kepada wartawan di Polsek Limo Depok, Kamis (18/02/10).
Sementara itu, Kapolsek Limo AKP Erick Frandez mengatakan, SMS ancaman tersebut hanya dilakukan orang–orang yang sengaja memanfaatkan situasi dan ingin mencari uang. Seluruhnya, kata Erick, masih terus dipelajari dan terus menyebar anggota untuk melacak keberadaan Yuli dan Deni.
“Itu hanya dilakukan oleh orang yang mau jadi pahlawan, cari–cari kesempatan, orang yang mau cari uang, akan kita selidiki,” tegas Erick.
(TB Ardi Januar)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.