Doktor UII Kembangkan Metode Deteksi Dini Kanker Payudara

Satria Nugraha, Trijaya · Kamis 18 Februari 2010 15:48 WIB
https: img.okezone.com content 2010 02 18 99 304966 RwlPXv3A52.jpg

YOGYAKARTA - Izzati Muhimmah, dosen Fakultas Teknologi Industri Universitas Islam Indonesia (UII) berhasil memperoleh gelar doktor dari Aberystwyth University, Wales, UK. Gelar doktor diraihnya setelah ia meneliti mengenai penggunaan pengolahan citra (image processing) untuk menilai risiko kanker payudara melalui pembacaan mammografi (mammography).

Menurut Izzati pengolahan citra yang dikembangkannya memperhatikan informasi tekstur dan intensitas untuk klasifikasi densitas payudara dalam mengambil kesimpulan.

“Pembacaan mamografi mencerminkan risiko kanker sesuai pengelompakan berdasar Tabar's Mammographic Patterns. Dan dengan pengolahan citra ini kita perhatikan informasi tekstur dan intensitas densitas payudara,” kata Izzy panggilan akrab Izzati Muhimmah, Kamis (18/2/2010).

Izzy menambahkan dengan metode yang dikembangkan tersebut dapat membantu diagnosa dini kanker payudara dengan akurasi 77,57 persen dari klasifikasi manual yang dilakukan oleh ahli radiologi. Metode tersebut diaujikan pada basis data MIAS (UK screening protocols).

“Bisa membantu diagnosa dini kanker payudara yang sejauh ini telah dilakukan melalui mamografi biasa/manual,” katanya.

Ia menjelaskan di Indonesia belum ada program screening rutin untuk wanita yang telah melalui usia menopause untuk memperoleh keuntungan yang tinggi dalam pencegahan kanker payudara. Untuk itu hasil disertasi dan penelitiannya ini ke depan bisa diterapkan di berbagai institusi kesehatan semisal rumah sakit agar angka kematian penderita kanker payudara terutama bagi kaum perempuan berkurang.

“Peralatan tambahannya paling hanya scanner serta komputer. Di Inggris ini sudah berjalan karena di sana setiap 2 tahun sekali perempuan yang telah menopause gratis mendapatkan pemeriksaan soal payudara ini," jelas Izzy.

(mbs)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini