Warga Tiga Dukuh Lumpuh Akibat Chikungunya

Kastolani, Koran SI · Senin 01 Maret 2010 19:41 WIB
https: img.okezone.com content 2010 03 01 340 308096

SLAWI - Warga tiga dukuh di Desa Yamansari dan Lebaksiu Kidul Kecamatan Lebaksiu Kabupaten Tegal lumpuh mendadak akibat diserang penyakit Chikungunya.

 

Penyakit yang disebabkan gigitan nyamuk aedes aegypti ini menyerang warga secara sejak sepekan terakhir. Kondisi tersebut membuat ratusan warga tidak bisa beraktifitas karena selama sepekan mereka tidak bisa berjalan dan hanya terbaring di tempat tidur.

 

Bahkan, akibat penyakit Chikungunya ini, dua orang warga yang tengah hamil mengalami keguguran karena tidak kuat menahan rasa sakit dan demam tinggi.

 

Ratusan warga yang terserang penyakit Chikungunya ini tersebar di tiga dukuh, yakni Dukuh Tegal Kubur, Dukuh Yomani, dan Dukuh Sampu Maja. Dari tiga dukuh itu, kondisi terparah dialami warga Dukuh Yomani. Dari total 11 RT, 9 RT di antaranya tidak luput dari serangan Chikungunya.

 

Ketua RT 2 RW 4 Dukuh Yomani, Syaifudin,(49), mengatakan, penyakit Chikungunya sudah menjangkiti warganya sejak sepekan terakhir. Mereka rata-rata mengalami gejala demam tinggi disertai rasa nyeri di seluruh persendian sehingga sulit untuk berjalan.

 

“Keluarga saya ada tiga orang yang kena Chikungunya termasuk saya. Sampai sekarang, untuk berjalan kaki saya masih sakit dan ngilu,” katanya ditemui di rumahnya, Senin (1/3/2010).

 

Menurut dia, serangan Chikungunya ini cepat sekali menyebar hingga ke sejumlah wilayah lain. Kondisi tersebut membuat warga khawatir karena mereka tidak bisa beraktifitas normal. Sejak diserang Chikungunya, warga kami hanya tiduran di rumah.

 

“Sebagian warga ada yang berobat ke puskesmas dan dokter umum. Sebagian lagi hanya beli obat di apotek,” ujarnya.

 

Warga Tegal Kubur Nuraini (32), mengatakan, penyakit Chikungunya mulanya menjangkiti warga Dukuh Yomani. “Namun, penyakit ini kemudian meluas hingga menyebar ke tiga dukuh. Di Dukuh Tegal Kubur ada 100 orang yang kena penyakit ini termasuk keluarga saya,” kata Kasie Perekonomian Desa Yamansari.

 

Dia menjelaskan, penyakit tersebut tidak saja menyerang warga biasa namun empat perangkat desa termasuk kepala desa Yamansari tidak luput dari penyakit yang membuat orang lumpuh mendadak.

 

”Roda pemerintahan desa sempat terganggu karena perangkat dan kepala desa tidak bisa masuk akibat kena chikungunya,” katanya.

(fit)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini