Puluhan Warga Bandung Terjangkit Cikungunya

Gin Gin Tigin Ginulur, Okezone · Selasa 02 Maret 2010 18:06 WIB
https: img.okezone.com content 2010 03 02 340 308462 399OcbONiu.jpg blogspot

BANDUNG - Sedikitnya 33 warga dari lima RW di Desa Kertamukti, Kecamatan Cipatat, Kabupaten Bandung Barat dinyatakan positif terjangkit Cikungunya atau lumpuh layu sejak dua minggu terakhir.  

 

Dari 33 warga tersebut, dua di antaranya anak-anak. Rata-rata, mereka yang terjangkit merupakan pekerja harian di perkebunan Cimangsud.

 

Kepala Desa Kertamukti Sunaryo mengatakan, jumlah penderita terbanyak ada di Kampung Cipicung, persis berbatasan dengan perkebunan tersebut. Di sana, jumlah korban yang menderita cikungunya mencapai 15 orang. Sementara di RW 6, terdapat 10 warga yang terjangkit dan sisanya berkisar antara 1 hingga 6 orang.

 

“Ini yang pertama terjadi di desa kami. Penyakit ini diprediksi terjadi akibat perubahan cuaca, sehingga kekebalan tubuh masyarakat terus menurun dan mudah terserang penyakit,” kata Sunaryo, Selasa (2/3/2010).

 

Meski begitu, kata Sunaryo, tidak menutup kemungkinan penyakit itu muncul akibat dampak negatif dari tempat pembuangan sampah akhir (TPSA) Sarimukti yang lokasinya tidak terlalu jauh dari perumahan warga. “TPSA itu bisa mengkontaminasi nyamuk-nyamuk dengan racun atau penyakit tertentu,” kata Sunaryo.

 

Sebagai bentuk antisipasi, puskesmas setempat mulai memeriksa para penderita serta memberikan pengobatan cuma-cuma. Pasalnya, penyakit tersebut dikhawatirkan bisa menular ke warga lainnya yang belum terjangkit.

 

Nono (45), salah seorang penderita chikungunya mengaku menderita pegal dan lemas. Ia sudah memeriksakan diri ke Puskesmas, namun tidak mendapat pemberitahuan mengenai jenis penyakit yang dideritanya.

 

“Sekarang sudah bisa sedikit bekerja. Memang, kalau dilihat, kami selalu bersentuhan dengan nyamuk karena bekerja di perkebunan,” tandas Nono.

(teb)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini