Penderita Chikungunya Jadi 62 Orang

Gin Gin Tigin Ginulur, Okezone · Jum'at 05 Maret 2010 23:07 WIB
https: img.okezone.com content 2010 03 05 340 309677 gJcdEyEU0S.jpg

BANDUNG - Jumlah warga Desa Kertamukti, Cipatat, Kabupaten Bandung Barat yang terserang chikungunya terus bertambah. Hingga saat ini sudah 62 warga yang terjangkit penyakit tersebut.

 

Mereka berasal dari tujuh RW, di antaranya RW 01, 02, 03, 04, 05, dan 13.

“Kasus ini merupakan yang terbesar terjadi selama ini, sejak beberapa tahun terakhir. Dikategorikan sebagai KLB yang terjadi di daerah non endemic Chikungunya. Untuk mencegah nyamuk pembawa virus ini berkembang biak, kesadaran masyarakat harus lebih ditingkatkan dalam hal kebersihan lingkungan,” ucap Bupati Bandung Barat, Abubakar, Jumat (5/3/2010).

Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Bandung Barat, Pupu Sari Rohayati, mengatakan Chikungunya memiliki masa inkubasi di dalam tubuh manusia selama 7 hari dan dampaknya membuat tubuh terasa lemah seperti lumpuh antara 3 sampai 5 hari.

Menurut Pupu, pengasapan merupakan satu-satunya cara untuk mencegah virus menyebar. Pengasapan akan memutus siklus kehidupan nyamuk. Di samping itu kegiatan 3M perlu ditingkatkan.

“Untuk pengobatan, cukup dengan parasetamol dan analgestic (obat anti nyeri) saja. Pasalnya, penderita akan kembali sembuh dalam jangka waktu 5 hari dengan kualitas istirahat yang mencukupi. Hingga kini, virus belum sampai menimbulkan korban jiwa,” ujarnya.

(ton)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini