Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Cemburu, Suami Tusuk Istri Pakai Pisau

Okky F Suryatama , Jurnalis-Senin, 08 Maret 2010 |18:44 WIB
Cemburu, Suami Tusuk Istri Pakai Pisau
ilustrasi
A
A
A

SURABAYA - Hanya karena sering ditinggal pergi serta lantaran curiga dan cemburu, Apriono (49), tega menusuk perut istrinya yang berstatus nikah siri dengan sebilah pisau dapur.


“Setelah mendapatkan laporan dari masyarakat, anggota ke lokasi dan membawa tersangka ke mapolsek,” ujar AKP Sih Widodo, selaku Kapolsek Sawahan kepada wartawan, Senin (8/3/2010).
 
Sih mengungkapkan, aksi penusukan itu terjadi di rumah kos istrinya bernama Tanem (47) di Banyuurip Kidul sekira pukul 12.00 WIB siang tadi. Pemilik rumah kos yang mengetahui kejadian itu, langsung mengamankan tersangka.
 
Sejak 2008 lalu, Apriono dan Tanem ini menjalin hubungan suami istri dengan status nikah siri. Namun, sejak pernikahannya itu, keduanya sering terjadi pertengkaran dan adu mulut. Sebab, Apriono menduga Tanem tidak pernah pulang ke rumahnya di Kampung Malang, Surabaya dan lebih memilih kos di Banyu Urip Kidul.
 
Lebih lanjut, Sih memaparkan, tersangka juga curiga jika istri sirinya yang bekerja sebagai wanita pemijat ini jarang pulang karena ada pria idaman lain (PIL). Percekcokan hingga berdarah itu terjadi, ketika tersangka mendatangi rumah kos Tanem. Tersangka marah setelah Tanem memintanya untuk mencari wanita lain, jika tidak mau menunggunya pulang malam. Karena itulah, tersangka marah dan mencekik leher Tanem.
 
“Saat terjadi pertengkaran, tersangka melihat sebilah pisau dapur dan langsung mengambilnya hingga ditusukkan ke bagian perut sebelah kanan Tanem sebanyak dua kali,” paparnya.

(TB Ardi Januar)

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement