Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Ara dan Ganjar Layak Dampingi Megawati

Rohmat , Jurnalis-Kamis, 25 Maret 2010 |16:22 WIB
Ara dan Ganjar Layak Dampingi Megawati
Maruarar dan Megawati.(foto: Dok Seputar Indonesia)
A
A
A

DENPASAR - Politisi muda Ganjar Pranowo dan Maruar Sirait (Ara) dinilai layak menduduki posisi Sekretaris Jendral (Sekjen) DPP PDIP guna mendampingi Ketua Umum Megawati Soekarnoputri.
 
"Berdasar aspirasi cabang dan dukungan pengurus di bawah, Jika tidak ada kekuatan besar dan operasi operasi yang didukung finansial dari luar, saya kira keadaan tidak akan berubah Megawati akan menjadi Ketua Umum lagi," kata pengamat politik, Yudi Latif di sela-sela diskusi dialog antar generasi di Hotel Grand Bali Beach, Sanur, Kamis (25/03/2010).
 
Yang perlu dipertimbangkan adalah perlunya jabatan baru yakni posisi wakil ketua umum, yang akan membantu tugas-tugas sang ketua umum. Selain mamandang perlunya seorang wakil ketua umum dalam struktur DPP tersebut, Yudi melihat tak kalah pentingnya menyiapkan kaderisasi di elit pengurus DPP, sebut saja jabatan Sekjen yang kini diduduki Pramono Anung.
 
Menurut Yudi, keberadaan sekjen punya peran sentral dalam mendinamiskan organisasi hanya saja ia melihat sudah saatnya posisi sekjen diserahkan pada kader-kader muda di partai berlambang banteng gemuk dengan moncong putih itu.
 
"Saya kira kader-kader muda seperti "Ara dan Ganjar", cukup layak jadi Sekjen," sebut dia. Keduanya dinilai punya kompetensi dan latarbelakang organsiasi cukup matang sehingga diharapkan bisa mengemban tugas dan posisi sekjen dengan baik.
 
"Ganjar misalnya, dia masih muda punya artikulasi bagus ditopang pengalamannya di legislatif, saya kira layak sebagai sekjen. Demikian juga dengan Ara punya kompetensi dan matang di organisasi," imbuhnya.
 
Pentingnya struktur DPP diisi kader-kader muda, ujar Yudi, juga dimaksudkan untuk menjamin keberlangsungan jenjang perkaderan di tubuh PDI Perjuangan yang sebentar lagi akan menghelat Kongres di Bali, April mendatang.
 
Ditanya peluang tampilnya kader selain Megawati untuk menduduki kursi Ketua Umum, kemungkinan itu sangat tipis. Ia mengibaratkan PDIP seperti partai Kongres di India yang masih membutuhkan figur kuat dari keturunan Gandi. "PDIP kira-kira juga sama, trah Bung Karno masih dibutuhkan sebagai perekat partai," kata dia.
 
Hanya saja sambung peneliti Reform Institute ini, dalam kepengurusan baru mendatang Megawati meski sebagai ketua umum namun didudukan sebagai simbol saja. "Maka diperlukan kader-kader muda yang kuat yang bisa membantu tugas dan menutupi kelemahan ketua umum," terang dia.
 
Menyoal rencana Guruh Soekarnoputra yang berkeiginan menggantikan posisi kakaknya pada Kongres mendatang, menurut Yudi permasalahan itu hendaknya bisa diselesaikan di tingkat internal keluarga besar Bung Karno.

(Fitra Iskandar)

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement