Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

PDIP Jatim Pilih Oposisi & Tetap Dukung Megawati

Okky F Suryatama , Jurnalis-Rabu, 31 Maret 2010 |16:03 WIB
PDIP Jatim Pilih Oposisi & Tetap Dukung Megawati
Taufik Kiemas dan Mega.(foto:dok okezone)
A
A
A

 SURABAYA - Partai Demokrasi Indonesia (PDI) Perjuangan Jawa Timur tetap akan memilih beroposisi dengan pemerintah saat kongres Nasional PDIP di Bali yang dilaksanakan 6-8 April 2010 mendatang.
 
 “Selain itu, hasil rapat juga memutuskan, bahwa PDIP harus jadi penyeimbang dalam pemerintahan. Kalau semua partai berkoalisi, lalu siapa yang mengontrol,” jelasnya, ketika dihubungi, di Surabaya, Rabu (31/3/2010).
 
Selain itu, Sirmadji Tjondro Pragolo, selaku Ketua DPD PDIP Jatim menjelaskan, sesuai hasil rapat antarpengurus anak cabang (PAC) di 38 cabang di Jawa Timur, memutuskan sikap PDIP Jatim yang tetap akan mencalonkan Megawati Soekarnoputri sebagai Ketua DPP PDIP lagi.
 
Kontrol terhadap kebijakan pemerintahan tersebut bisa dilakukan melalui fungsi kedewanan atau dalam istilah lain DPR RI. Masih kata Sirmadji, selama ini, fungsi tersebut sudah dilakukan dengan baik seperti halnya pada pengungkapan kasus Bank Century melalui panitia khusus (pansus) hak angket DPR RI beberapa waktu lalu.
 
“Bahkan salah satu pelopor adanya pansus Bank Century adalah dari anggota DPR Fraksi PDIP,” lanjut Sirmadji.
 
Sirmadji berpendapat, untuk itu, sikap oposisi tersebut, seharusnya tetap harus dilanjutkan oleh PDIP agar kontrol terhadap semua kebijakan pemerintah tetap berjalan efektif.
 
Menanggapi adanya politik dinasti di PDIP terkait dengan dibesar-besarkannya Puan Maharani dan Prananda yang kedua-duanya anak dari Megawati sebagai pengurus pusat PDIP periode mendatang, Dirinya berpendapat hanya sebagai pemikiran pendek.
 
“Kami melihatnya seorang pemimpin harus bisa mengayomi anggotanya. Saya melihat yang bisa mengayominya hanya bu Megawati,” kata Sirmadji.
 
Sirmadji menambahkan, bahkan jika dilakukan penelitian, arus bawah tetap menghendaki Megawati tetap menjadi orang nomor satu di PDIP. Pasalnya arus bawah hingga saat ini kiblatnya ke Megawati bahkan PDIP sendiri dinilai identik dengan Megawati, dan Megawati sendirti identik dengan PDIP.

(Fitra Iskandar)

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement