nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

KA Argo Parahyangan Bukan Eks Parahyangan

Koran SI, Jurnalis · Kamis 29 April 2010 07:30 WIB
https: img.okeinfo.net content 2010 04 29 340 327459 5PIPbxlznX.jpg infoka.kereta-api.com

BANDUNG – Rangkaian, rute, dan jadwal Kereta Api (KA) Argo Parahyangan sama dengan KA Parahyangan yang operasionalnya dihentikan per Selasa (27/4/2010) lalu.

 

 

Namun, PT KA membantah rangkaian KA baru tersebut menggunakan secara keseluruhan kereta bekas KA Parahyangan. ”Untuk KA Argo Parahyangan, kami hanya menggunakan kereta kelas bisnis bekas KA Parahyangan. Kelas eksekutifnya diambil dari kereta bekas KA Argo Gede yang juga dihentikan operasionalnya,” jelas Vice President Public Relation PT KA Adi Surtyatmini, Rabu (28/4/2010) kemarin.

 

Adi juga menegaskan, komposisi KA Argo Parahyangan berbeda dengan KA Parahyangan meski jumlah keretanya sama persis.Bila KA Parahyangan menarik dua kereta eksekutif dan empat kereta bisnis, KA Argo Parahyangan menarik empat kereta eksekutif dan dua kereta bisnis.

 

Sisanya adalah kereta makan,sekaligus pembangkit dan lokomotif. ”Awalnya kami memang berencana menggunakan semua kereta bekas KA Parahyangan untuk KA Argo Parahyangan.Tapi ada perubahan,” terang Adi.

 

Sementara itu, Kepala Humas PT KA Daerah Operasi (Daop) 2 Bandung Bambang Setyo Prayitno mengatakan, kereta-kereta kelas eksekutif bekas KA Parahyangan, digunakan untuk kelas eksekutif rangkaian KA Malabar yang bakal beroperasi mulai Jumat (30/4/2010) besok. Sedangkan kereta kelas bisnisnya akan memanfaatkan kereta dari beberapa dipo yang selama ini menganggur tapi masih laik jalan.

Saat ini, kereta-kereta itu sedang menjalani proses salonisasi dan beberapa perbaikan fisik karena jarang dioperasikan. Seperti diberitakan sebelumnya, KA Malabar akan melayani rute Bandung–Malang. KA Malabar akan menarik 2 kereta eksekutif, 3 kereta bisnis, 2 kereta ekonomi plus, dan 1 kereta barang.  

Tarif kelas eksekutif KA Malabar Rp220.000 per penumpang,kelas bisnis Rp150.000 per penumpang, dan kelas ekonomi plus Rp90.000 per penumpang. Selama masa promosi 30 April–15 Juni 2010, tarif kelas eksekutif Rp200.000, bisnis Rp130.000, dan ekonomi plus Rp80.000.PT KA menargetkan load factor KA Malabar pada tahun pertama pengoperasiannya rata-rata 60%.

(teb)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini