nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Pesawat TNI AU Yang Meledak Biasa Dinaiki Pejabat

Rohmat, Jurnalis · Kamis 24 Juni 2010 19:26 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2010 06 24 340 346392 PwtCxsPHbv.jpg Pesawat KT-1 B Woong Bee (wordpress)

DENPASAR - Pesawat latih KT-1 B Woong Bee yang ditumpangi Pangdam IX/Udayana Mayjen TNI Rachmad Budiyanto yang meledak di Bandar Udara Ngurah Rai, merupakan pesawat latih andalan TNI AU dan dalam kondisi laik terbang.

Komandan Pangkalan TNI AU (Danlanud) Ngurah Rai Denpasar, Letkol Pnb Aldrin P Mongan, menyatakan, pesawat latih TNI AU tersebut tergolong masih baru dan cukup diandalkan sebagai pesawat latih TNI.

Sebelumnya, lima pesawat latih buatan Korea Selatan produksi tahun 2003 ini, didatangkan dari Sekolah Instruktur Penerbangan Yogyakarta ke Bali untuk melaksanakan terbang gembira dengan sejumlah pejabat di Bali.

Namun dari lima pesawat tersebut, satu pesawat tidak jadi terbang karena Gubernur Bali Made Mangku Pastika urung berangkat dan digantikan Kapolda Bali Irjen Pol Sutisna. Sebenarnya Pangdam direncanakan naik pesawat Jupiter 630 dengan pilot Mayor Pnb Andi Wijanarko, namun entah kenapa Pangdam justru memilih berganti pesawat Jupiter 470 yang akhirnya membawanya terbang gembira berbuah petaka tersebut.

Pesawat nahas Jupiter 470 yang membawa jenderal bintang dua asal Bandung itu, sebelum terbang saat dilakukan pemeriksaan, tidak ada kerusakan atau gangguan yang ditemukan sehingga cukup layak terbang.

“Ini termasuk pesawat baru yang kita miliki, dan cukup diandalkan itu sepengetahuan kami,” tandas Komandan Pangkalan TNI AU (Danlanud) Ngurah Rai, Letkol Pnb Aldrin P Mongan. Atas insiden tragis tersebut Aldrin tetap mengaku bersyukur karena semua penumpang selamat meski mengalami luka dan kini kondisinya mulai membaik.

“Kami sudah sempat komumikasi dengan Pangdam, beliau kondisinya baik namun harus menjalani pemeriksaan dokter sehingga kami belum bisa melakukan kontak lagi,” ucapnya.

Pangdam terbang dengan Pesawat Jupiter 470 dipiloti Letkol Pnb Ramot Sinaga yang merupakan Komandan Skuadron Pendidikan 102 Wingdik Terbang Lanud Adisucipto. Usai insiden pesawatnya meledak dan jatuh di runway 7, bandara.

Pangdam sempat dilarikan ke RS Angkatan Darat Denpasar. Sedangkan Letkol Ramot dilarikan ke RS terdekat yakni RS Graha Asih.

Seperti diketahui pesawat naas ditumpangi Pangdam meledak di udara di ketinggian sekira 1000 kaki atau 350 meter dalam prosesi landing di Bandara Udara Ngurah Rai, Denpasar sekira pukul 15.30 Wita.

(ton)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini