Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Pemprov DKI Stop Pembangunan Mal Taman Ria

Candra Setya Santoso , Jurnalis-Selasa, 27 Juli 2010 |16:49 WIB
Pemprov DKI Stop Pembangunan Mal Taman Ria
Ilustrasi Mal Taman Ria Senayan (skyscrapercity)
A
A
A

JAKARTA - Ditentangnya rencana pembangunan pusat perbelanjaan (mal) di Taman Ria Senayan, Jalan Gatot Soebroto, Jakarta, oleh sejumlah anggota DPR membuat Gubernur DKI Jakarta Fauzi Bowo luluh.

Foke, demikian sapaan Fauzi Bowo berupaya mengehentikan pembangunan mal tersebut. Menurut dia, pihaknya menyambut baik kritikan dari anggota dewan tersebut. Foke berdalih, sejak awal dirinya pun kurang setuju dengan rencana pembangunan Mal Taman Ria Senayan ini.

"Sejak awal saya tidak mengatakan lebih pro pada pembangunan mal dari RTH (ruang terbuka hijau). Tapi, saya tidak punya kewenangan untuk menghentikan itu. Sebab, ada keputusan yang lebih tinggi," ujar Fauzi Bowo usai menghadiri Rapat Kerja dengan Komisi VII DPR, Jakarta, Selasa (27/7/2010).

Bahkan, lanjutnya, pihaknya pun bersedia memberikan lahan Taman Ria Senayan ini menjadi Komplek DPR. "DKI menyambut baik keputusan DPR untuk ambil alih lahan tersebut dan menjadikan sebagai komplek DPR," tukasnya.

Foke mengatakan, tadi pagi pihaknya sudah mengeluarkan surat perintah penyegelan dan penghentian proyek pembangunan mal tersebut. Adapun proses penyegelan dilakukan Dinas Pengawasan dan Penataan Bangunan (P2B)."Tadi pagi saya sudah mengeluarkan surat untuk segel," pungkasnya.

Sebelumnya, anggota Komisi VII DPR Ismayatun menentang keras rencana pembangunan mal tersebut. Menurut Ismayatun, DPR melalui sidang paripurna telah menetapkan larangan mengubah fungsi Taman Ria Senayan dari Ruang Terbuka Hijau (RTH) menjadi kawasan komersil.

"Taman Ria Senayan ini tidak boleh jadi mal. Kalau Kementerian Lingkungan Hidup (KLH) dan Pemprov DKI Jakarta keluarkan Amdal (analisis mengenai dampak lingkungan), kami akan langsung memberikan mosi tidak percaya," tandasnya.

(Dadan Muhammad Ramdan)

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement