Image

DPR Kurang Yakin Soekarno Arek Suroboyo

Ferdinan, Jurnalis · Selasa, 31 Agustus 2010 - 12:54 WIB
Soekarno, Hatta, dan Sjahrir (Foto: Istimewa) Soekarno, Hatta, dan Sjahrir (Foto: Istimewa)

JAKARTA - Komisi X DPR yang concern menangani masalah-masalah kebudayaan dan pariwisata, belum yakin kebenaran informasi proklamator RI, Ir Soekarno dilahirkan di Surabaya. Bukan di Blitar seperti tercantum dalam buku-buku sejarah.

“Saya enggak yakin ada isu (tempat) lahir Soekarno di Surabaya,” ujar Wakil Ketua Komisi X dari Fraksi Golkar Rully Chairul Azwar di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Selasa (31/8/2010),

Mengenai niat Pemkot Surabaya untuk mendesak Sekretariat Negara agar mengubah data sejarah tentang Bung Karno, menurut Rully, hal itu sah-sah saja dilakukan dan pemerintah kemungkinan akan mendukungnya.

Bahkan, lanjut dia, jika keluarga menginginkan agar rumah peninggalan orang tua Bung Karno dijadikan cagar budaya, hal tersebut juga bakal mendapat restu penuh dari pemerintah.

“Ada dua aspek yang perlu diperhatikan keluarganya dan sebagai pemimpin. Ya Cagar budaya saya pikir pemerintah akan mendengar keluarga dan di Blitar selama ini juga menjadi cagar budaya,” tegasnya.

Terkait kepastian tempat kelahiran ayah dari Megawati Soekarnoputri itu, Rully meminta agar diperjelas dengan langsung bertanya kepada pihak keluarga Presiden RI ke-1 itu. “Tanya sama keluarga deh,” tegasnya.

Sebelumnya salah satu putri Bung Karno, Sukmawati Soekarnoputri membenarkan bahwa ayahnya lahir di gang Peneleh Surabaya.

Kenapa dimakamkan di Blitar, menurut Sukmawati, rezim orde baru yang sengaja memindahkan ke Blitar bersama makam Ayah dan Ibu Soekarno, padahal saat itu Bung Karno meminta agar dimakamkan di dekat pusara istrinya Fatmawati. (ded)

(ahm)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini

Live Streaming