Image

Konflik RI-Malaysia, SBY Diminta Evaluasi Menlu

Dimas Novitasari, Jurnalis · Senin, 6 September 2010 - 01:02 WIB
Marty Natalegawa (Foto: Koran SI) Marty Natalegawa (Foto: Koran SI)

JAKARTA - Wakil Ketua DPR dari Partai Amanat Nasional (PAN) Taufik Kurniawan menyoroti peran Menteri Luar Negeri Marty Natalegawa terkait konflik dengan Malaysia.

Sekjen PAN ini secara tegas meminta kepada Presiden untuk mengevaluasi kinerja Menlu. “Saya satu-satunya orang yang meminta Presiden untuk mengevaluasi kinerja Menlu. Mengevaluasi kan bukan berarti me-reshuffle,” jelas Taufik kepada okezone, Minggu (5/9/2010).

“Dalam kondisi ini memang Presiden harus turun tangan. Tapi jika manajemen pihak yang terkait baik, pasti tidak seperti ini,” ungkap Taufik. Yang harus dilihat dari masalah ini, lanjutnya, adalah penyelesaian akhir. Diplomasi seharusnya kebih ditingkatkan.

Taufik menilai masalah ini timbul sebagai imbas dari efektifitas dan kualitas hubungan diplomasi RI dan Malaysia, sehingga batas wilayah RI dan Malaysia sampai saat ini, masih belum jelas.

“Dari batas wilayah saja enggak ada kesepakatan, lalu apa yang mau dirundingkan? Seharusnya sebelum tanggal 6 (September) ada ekspansi diplomasi. Jangan sampai pertemuan tanggal 6 besok terjadi posisi yang merugikan masyarakat,” imbuhnya.

Lebih lanjut Taufik menegaskan seharusnya Menlu melakukan ekspansi, seperti menjadikan hubungan diplomatik sebagai semangat Regional Asean. Tidak hanya sekedar hubungan bilateral RI dengan Malaysia saja, tetapi juga melobi-lobi negara Asean lainnya.

“Seperti dulu ketika Indonesia bisa membantu mengatasi konflik Kamboja dengan Vietnam, dan pernyataan dari PM Thailand yang mengakui bahwa Indonesia mempunyai andil yang cukup besar di Asean,” ucapnya.

(ton)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini

Live Streaming