Kubu Yusril: Orang Dekat Istana, Perkeruh Suasana

Fahmi Firdaus , Okezone · Minggu 26 September 2010 08:02 WIB
https: img.okezone.com content 2010 09 26 339 376027 2DPZQrqk0v.jpg

JAKARTA - Kubu Yusril Ihza Mahendra cukup puas dengan ditandatanganinya Keppres pemberhentian Hendarman Supandji sebagai Jaksa Agung. Kendati, mereka menyayangkan sikap sejumlah pembantu Presiden yang dinilai hanya menimbulkan kebingungan di masyarakat.

Kuasa Hukum Yusril, M Assegaf menyesalkan pernyataan Juru Bicara Kepresidenan Bidang Hukum Denny Indrayana, Menteri Sekretaris Negara Sudi Silalahi dan Menteri Hukum dan HAM Patrialis Akbar yang keukeuh menyebut Hendarman masih sah sebagai jaksa Agung.

”Mereka itu pejabat negara dan mereka bagian dari istana. Sepertinya mereka menutupi kesalahan dan hanya memperkeruh suasana,” ujar Assegaf kepada okezone, Minggu (26/9/2010).

Assegaf menegaskan, semangat Yusril menggugat keabsahan Hendarman Supandji sebagai Jaksa Agung, tidak semata-mata dilakukan untuk memperjuangkan proses hukum yang sedang dijalaninya.

”Dia (Yusril) melihat ada kesalahan terhadap jabatan Jaksa Agung dan keberadaana Hendarman cacat hukum,” tambahnya.

“Yusril tidak semata-mata menjegal proses hukumnya. Mahfud juga mengatakan tidak ada kaitannya dengan Sisminbakum,” tegas advokat senior ini.

Menurut Assegaf, langkah Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) sudah sangat dengan memberhentikan Hendarman dan memberikan tampuk kepemimpinan Korps Adiyaksa itu kepada Wakil Jaksa Agung Darmono.

"Tidak ada keuntungan pribadi kepada Yusril dalam pergantian ini,” tutupnya.  

(ded)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini