Rebutan Warisan Rp15 M, Makam 29 Tahun Dibongkar

Amir Tejo, Okezone · Selasa 28 September 2010 13:12 WIB
https: img.okezone.com content 2010 09 28 340 376799 KPAFucDbOi.jpg Ilustrasi (Foto: blogspot)

SURABAYA- Akibat rebutan warisan, makam yang yang sudah berusia 29 tahun terpaksa harus dibongkar. Pembongkaran makam ini diperlukan untuk tes mencocok DNA antar anggota keluarga keluarga.

Makam yang dibongkar Selasa siang adalah makam Sunaryo. Sunaryo meninggal sudah sejak 1981 lalu dan dimakamkan di pemakaman umum Rangkah Surabaya.

Pembongkaran makam Sunaryo ini terpaksa dilakukan karena anak cucu dari Sunaryo menggugat keluarga kakeknya atau bapaknya Sunaryo yang bernama Mat Rois.

Sekadar diketahui Mat Rois ini termasuk orang kaya. Dari perkawinannya yang pertama dengan Yatini, Mat Rois tidak dikarunia anak. Karena hal tersebut, Mat Rois dan Yatini mengadopsi anak untuk dijadikan anak asuh dan diberi nama Sunaryo.

Meski sudah mengadopsi anak, namun Mat Rois ternyata belum puas. Dia masih menginginkan untuk mempunyai anak kandung. Maka menikahlah Mat Rois dengan Siti Maemunah. Dari hasil nikahan yang kedua, Mat Rois dikarunai 11 orang anak. Namun dua di antaranya meninggal dunia.

Persoalannya bertambah rumit, karena di kemudian hari muncul gugatan dari anak dan cucu Sunaryo. Mereka menggugat karena mereka merasa berhak mendapat warisan.

Mereka mengganggap, Sunaryo merupakan anak kandung dari Mat Rois sehingga berhak juga mendapatkan warisan. Kabarnya warisan yang diperebutkan ini berupa sebidang tanah di kawasan Jojoran Surabaya yang nilainya mencapai Rp15 miliar.

“Mereka menggugat dengan fatwa yang dikeluarkan oleh kelurahan. Cuma setelah diproses terbukti jika tandatangan para saksi ternyata palsu,” kata Samsul Hidayat anak kandung kelima dari Mat Rois, Selasa (28/9/2010).

Bahkan dalam kasus ini, Mahkamah Agung sudah mengeluarkan putusan memenangkan keluarga Sunaryo dari istri pertama. Atas keputusan itu, anak-anak dari Siti Maemunah mengajukan Peninjauan Kembali (PK) atas putusan MA tersebut.

“Pengambilan sampel DNA ini dilakukan mencari alat bukti apakah memang benar Sunaryo itu anak kandung dari Mat Rois atau bukan,” kata Kompol Fadli Widiyanto Kanit I Pidana Ekonomi Direktorat Reserse Polda Jawa Timur.(crl)

(crl)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini