Share

Dubes Amerika Ngajar di Unhas

Andi Aisyah, Okezone · Senin 04 Oktober 2010 13:05 WIB
https: img.okezone.com content 2010 10 04 373 378858 yAbKxzQxGQ.jpg Ilustrasi: ist.

MAKASSAR - Duta Besar Amerika Serikat (AS) Scot Marciel, memberikan kuliah umum selama sekira 30 menit di depan para guru besar, dosen, dan mahassiwa Universitas Hasanuddin, Makassar, Sulawesi Selatan.

Kuliah umum tersebut digelar di Gedung 2 Rektorat Unhas di Jalan Perintis Kemerdekaan km 10, Senin (4/10/2010).

Baca Juga: Aksi Nyata 50 Tahun Hidupkan Inspirasi, Indomie Fasilitasi Perbaikan Sekolah untuk Negeri

Follow Berita Okezone di Google News

Dalam kuliah umumnya, Marciel mengemukakan, pentingnya posisi Indonesia di mata dunia. Karena, proses demokrasi yang tengah berlangsung di Indonesia berlangsung dengan cukup baik dan perlu ditiru negara lain. Pihaknya juga mendukung pelaksanaan demokrasi, pemberantasan korupsi, dan perbaikan kualitas penddidikan di Indonesia.

Marciel mengaku, mengapresiasi pertumbuhan ekonomi dan terutama di kawasan Sulawesi Selatan. Menurut Marciel, pihaknya akan lebih intens melakukan kerja sama terutama di bidang pendidikan dengan Unhas. Pasalnya, jumlah mahasiswa Unhas yang yang melanjutkan studi di AS, masih kurang.

Dalam sesi tanya jawab, salah seorang Guru Besar Unhas Prof. Basri Hasanuddin, mempertanyakan kebijakan AS soal nuklir di Irak. โ€œProses kebijakan itu adalah sepenuhnya dalam kendali Presiden. Kebijakan itu sudah cukup tepat,โ€ ujar Marciel.

Dia tidak menampik bahwa pihaknya saat ini berusaha memperbaiki kerja sama dengan negara-negara Islam, seperti Sudan dan Afrika, dan negara Timur Tengah lainnya.

Prof. Tajudin, Guru Besar Unhas lainnya, mempertanyakan dukungan AS sebagai negara patron demokrasi di dunia, kepada Indonesia. Pasalnya, dalam perkembangan demokrasi di Indonesia, sering terjadi juga kerusakan sosial dan chaos. โ€œItu adalah bagian dari proses dan saya yakin bahwa ke depannya akan lebih baik lagi,โ€ imbuh Marciel.

(rhs)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini