Share

Wamendiknas: Standar Akreditasi Terbuka atas Feedback

Rifa Nadia Nurfuadah, Okezone · Rabu 06 Oktober 2010 18:01 WIB
https: img.okezone.com content 2010 10 06 373 379833 qR44G2IMCm.jpg Wamendiknas Fasli Jalal (Foto: Rifa/okezone)

JAKARTA - Wakil Menteri Pendidikan Nasional (Wamendiknas) Fasli Jalal menilai, evaluasi terhadap Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN PT) sebagai satu-satunya lembaga pemberi akreditasi kepada perguruan tinggi di Indonesia akan dilakukan secara menyeluruh.

"Evaluasi ini rutin dilakukan, bukan semata-mata karena keluhan Aptisi," tutur Fasli ketika ditemui okezone usai pertemuan tertutup dengan Asosiasi Perguruan Tinggi Swasta Indonesia (Aptisi), di Kantor Wamendiknas, Selasa, 5 Oktober, malam.

Baca Juga: Dukung Pengawasan Sumber Daya Kelautan dan Perikanan, Kabupaten Morowali Hibahkan Tanah ke KKP

Keluhan yang dimaksud Fasli di antaranya, Aptisi menilai, proses akreditasi yang dilakukan BAN PT tidak transaparan dan terkesan menghakimi. Aptisi juga mengeluhkan monopoli BAN PT sebagai satu-satunya lembaga pemberi akreditasi perguruan tinggi. Selain itu, Aptisi pun meragukan kredibilitas asesor BAN PT.

Kemendiknas telah memberi respons positif atas keluhan tersebut. Selanjutnya, saran Fasli, BAN PT juga melakukan upaya untuk merespons keluhan Aptisi secara serius. Menurut mantan Direktur Jenderal Pendidikan Tinggi (Dirjen Dikti) tersebut, sebagai lembaga akreditasi, BAN PT memang harus memegang teguh standar dan prosedur operasional mereka. Tapi sebaiknya BAN PT pun terbuka atas segala kemungkinan.

"Karena standar dan prosedur tersebut tidak berada di ruang vakum, tentu masih terbuka dengan berbagai feedback untuk melihat cocok atau tidaknya suatu standar; atau perlukah suatu standar diperbaiki," ujar Fasli. 

Fasli percaya, keterbukaan ini nantinya akan mampu menunjukkan mutu suatu lembaga pendidikan kepada masyarakat. Hal tersebut penting, agar orangtua dan masyarakat tidak tertipu ketika memutuskan memilih suatu lembaga pendidikan.

Dia pun meminta Aptisi membuat semacam rekomendasi tentang BAN PT, dengan mengacu pada keluhan mereka.

(rhs)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini