Share

Dubes AS Kunjungi Poltek Jayapura

Rifa Nadia Nurfuadah, Okezone · Rabu 06 Oktober 2010 19:40 WIB
https: img.okezone.com content 2010 10 06 373 379858 LWVltK1uhT.jpg Dubes AS Scot Marciel (istimewa)

JAKARTA - Duta Besar Amerika Serikat Scot Marciel mengunjungi akademi kebidanan Politeknik Kesehatan Jayapura (PKJ), Rabu (6/10/2010). 

Marciel bertemu dengan para mahasiswa yang menempuh studi mereka program Badan Pembangunan Internasional AS (USAID) dan UNICEF. Mereka dididik agar dapat meningkatkan kesehatan ibu dan anak di provinsi paling timur Indonesia tersebut. Demikian seperti dikutip dari keterangan tertulis Kedubes AS, Rabu (6/10/2010). 

Baca Juga: Dukung Pengawasan Sumber Daya Kelautan dan Perikanan, Kabupaten Morowali Hibahkan Tanah ke KKP

Dalam kunjungan tersebut, Marciel berdiskusi tentang cara-cara inovatif dalam penggabungan perawatan pra-kelahiran dengan pengobatan malaria. Hal ini merupakan salah satu program yang didanai oleh USAID sejak 2006. Program yang menghabiskan dana hingga USD4 juta tersebut, ditargetkan menghasilkan bidan di setiap kecamatan di Papua.

Seperti diketahui, malaria telah menjadi sebuah tantangan kesehatan di Papua. Ibu hamil dan bayi mereka berisiko tinggi terkena malaria. Penyakit ini pun dapat menimbulkan anemia, infeksi plasenta, menurunkan berat lahir bayi, menyebabkan kelahiran prematur, keguguran, bahkan kematian. 

Sementara, hanya sedikit bidan di Papua dengan keahlian merawat ibu hamil penderita malaria. Karena itulah, akademi kebidanan PKJ berperan penting dalam melatih mahasiswanya mendiagnosa dan merawat kasus malaria pada ibu hamil. Keahlian ini diharapkan dapat menurunkan angka keguguran serta kematian ibu dan bayi di Papua. Salah satu usaha pendeteksian awal malaria pada ibu hamil adalah dengan diagnosa tes darah yang cepat.

Sebagian besar mahasiswa yang berasal dari Papua ini nantinya akan kembali ke tempat asal mereka untuk memberikan pelayanan kesehatan, terutama bagi ibu hamil dan bayi-bayi mereka.

(rhs)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini