nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Penjara 300 Tahun Lebih Baik Ketimbang Hukuman Mati

K. Yudha Wirakusuma, Jurnalis · Minggu 10 Oktober 2010 17:05 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2010 10 10 339 380982 2tWWned4tC.jpg (Foto: K Yudha Wirakusuma/Okezone.com)

JAKARTA - Belasan aktivis Koalisi Hapus Hukuman Mati menggelar aksi demonstrasi di Bundaran Hotel Indonesia, Jakarta, sore ini.

Koalisi yang terdiri dari LSM Kontras, LBH Jakarta, LBH Masyarakat, Migrant Care, SBMI, Imparsial, PBHI, dan YLBHI itu meminta pemerintah menghapuskan hukuman mati serta memberikan perlindungan bagi WNI yang terancam hukuman mati di Malaysia.

“Ini bagian dari kampanye memperingati hari antihukuman mati sedunia," ujar Divisi Politik, Hukum dan HAM LSM Kontras, Sinung Karto di Jakarta, Minggu (10/10/2010).

Lebih lanjut dia menambahkan bahwa hidup seorang manusia adalah hak yang mutlak dan tidak bisa dibatasi. "Keputusan peradilan yang memvonis hukuman mati juga tidak bisa membuktikan bahwa hal tersebut melahirkan efek jera, manusia tidak bisa menentukan hidup orang lain,"paparnya.

Sebagai ganti hukuman mati, Koalisi Hapus Hukuman Mati menganjurkan agar pemerintah lebih banyak memberikan hukuman akumulatif. Seperti praktek peradilan di luar negeri yang menghukum terdakwa sampai 200-300 tahun.

“Dibandingkan di Bosnia tidak ada hukuman mati bagi kejahatan perang, itu lebih elegan dibanding hukuman mati,” katanya.

(ful)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini