"Timur Kapolri Pilihan Presiden Bukan Rakyat"

Lusi Catur Mahgriefie, Okezone · Jum'at 15 Oktober 2010 09:10 WIB
https: img.okezone.com content 2010 10 15 339 382729 xJ6Hj1gMcQ.jpg Timur Pradopo (Foto: okezone)

JAKARTA - Timur Pradopo telah direstui Komisi III DPR untuk menjadi Kepala Kepolisian RI (Kapolri). Atas keputusan ini, DPR dinilai memiliki pemikiran sama dengan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono dan bukan dengan rakyat.

Hal tersebut dikatakan pengamat Kepolisian Bambang Widodo Umar saat dihubungi okezone, Jumat (15/10/2010).

“Ukuran atau parameter DPR sudah sama dengan Presiden. Jadi harapan masyarakat yang memiliki parameter berbeda harus menerima kenyataan. Artinya harapan ideal Polri dipimpin orang yang bersih, berkemampuan tinggi dan melakukan perubahan mendasar di Kepolisian terutama mengembalikan wibawa polisi, tampaknya hanya angan-angan saja,” papar Bambang.

Bambang menilai, Timur betul-betul Kapolri pilihan Presiden yang lahir dari kompromi politik.

“Presiden katakan jangan tarik menarik kepentingan politik dalam pemilihan Kapolri. Kemudian calon yang dikirim Polri tidak dipilih, Presiden malah memilih satu calon dan DPR menyetujui. Ini sepertinya mengikuti arahan Pesiden, tinggal menyetujui saja bukan mengadakan tes,” pungkasnya.

Timur menjalani uji kelayakan dan kepatutan (fit and proper test) di Komisi III DPR, kemarin. Setelah melalui uji tersebut, semua fraksi di Komisi III memberikan persetujuan Timur menjadi Kapolri menggantikan Bambang Hendarso Danuri.

Namun ada catatan dari beberapa fraksi. Fraksi PDIP misalnya, yang masih menyesalkan syarat dalam undang-undang pergantian Kapolri yang diajukan Presiden lantaran tidak jelas.

Sementara Fraksi Gerindra memberikan catatan agar Kapolri ke depan harus bisa memberantas praktik mafia hukum di lingkungan Polri. Kasus Bank Century juga harus dituntaskan. Selain itu, Polri diharapkan tidak menjadi alat kekuasaan bagi kelompok penguasa. Namun mengedepankan kepentingan bangsa dan negara.

Sedangkan Fraksi PKS memberikan penilaian Timur belum matang dan sempurna. Kendati demikian, Fraksi PKS menyetujui Timur sebagai pengganti BHD. Diharapkan ke depannya, Timur setelah menjadi Kapolri menjadi matang dan sempurna.

(lsi)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini