Share

Banjir di Thailand Tewaskan 57 Orang

Hermanto, Okezone · Rabu 27 Oktober 2010 15:30 WIB
https: img.okezone.com content 2010 10 27 18 387048 iKDN8YAO4I.jpg Foto: AP

BANGKOK - Hujan deras di Thailand menyebabkan air sungai meluap dan banjir selama dua minggu. Kejadian itu menewaskan 57 orang.

Pemerintah Thailand menyebut bencana ini merupakan yang terparah selama beberapa dekade terakhir.

Korban tewas terjadi di beberapa provinsi di Thailand dan mempengaruhi lebih dari tiga juta orang di 36 provinsi di Thailand.

Sekira empat juta kantung pasir disiapkan untuk mendirikan bendungan darurat di Bangkok di sepanjang Sungai Chao Praya, yang telah meluap karena aliran air dari provinsi paling atas. Pemerintah pun mengkhawatirkan bahwa luapan tersebut akan mencapai ibu kota.

Sejauh ini, banjir di Bangkok masih belum terlalu parah, tapi warga yang tinggal di bantaran kali diperingatkan agar waspada hingga Jumat mendatang.

Perdana Menteri Abhisit Vejjajiva pun memberikan peringatan bahwa risiko akan datangnya bencana terjadi bulan depan.

"Kita harus tetap waspada terhadap situasi ini," ujar Abhisit.

Dia pun menambahkan bahwa diperkirakan ketinggian permukaan air akan bertambah bulan depan. "Periode kekhawatiran akan kembali pada bulan mendatang. Pengawasan harus tetap dilakukan." Demikian lansir Associated Press, Rabu (27/10/2010).

Minggu lalu, Abhisit mengatakan, banjir tersebut merupakan yang terparah sejak 40-50 tahun terakhir.

Kabinet pada Selasa kemarin mengalokasikan dana sebesar Rp84,2 miliar untuk membantu korban bencana banjir. Sekira 600 ribu rumah yang terendam banjir selama seminggu ini akan mendapatkan kompensasi dari pemerintah sebesar Rp1,5 juta.

Menteri Kesehatan juga telah memerintahkan untuk segera mendirikan 55.100 WC umum di wilayah yang terkenda dampak banjir. WC umum yang dibuat pun bervariasi. Ada yang terbuat dari kotak kardus agar bisa mengapung dan WC yang dibuat dari kursi dan kantung plastik.

(rhs)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini