Share

Dedikasi dan Loyalitas Mbah Maridjan Patut Dicontoh

Ajat M Fajar, Okezone · Rabu 27 Oktober 2010 18:20 WIB
https: img.okezone.com content 2010 10 27 340 387156 H4CrmNZLI1.jpg

JAKARTA- Duka mendalam atas meninggalnya Mbah Maridjan cukup dirasakan keluarga besar Nahdhatul Ulama (NU)

Betapa tidak, lima tahun terakhir Mbah Maridjan menjabat A'wan Majelis Wakil Cabang NU di Kecamatan Cangkringan, Sleman, Yogyakarta tempat di mana dia tinggal.

"Kami turut berduka cita, bagaimanapun juga beliau sudah membimbing masyarakat sekitarnya sejak lama," terang Wakil Sekjen Pengurus Besar NU Imdatun Rahmat kepada okezone di kantor PBNU Jalan Kramat Raya, Jakarta Pusat, Rabu (27/10/2010).

Sebelumnya, lanjut Imdatun, pria yang dikenal luas sebagai bintang iklan minuman suplemen ini pengurus NU tingkat desa.

"Bukan hanya tokoh spritual tapi juga dai dan guru ngaji bahkan beliau punya taman pengajaran Al-quran di kampungnya," jelasnya.

Bagi NU perannya dalam membimbing masyarakat dirasakan cukup besar. "Kita berduka bukan hanya karena beliau pengurus NU lebih dari itu beliau sangat dibutuhkan warga sekitar," terangnya.

Walau tidak sempat bertatap langsung namun baginya dalam hal kepemimpinan adat dedikasi dan loyalitas Mbah Maridjan sudah tidak diragukan lagi.

"Saya menyaksikan betul pada 2006 beliau menuntun warganya agar tidak panik, dedikasi beliau dalam mengambil risiko tidak ada di pemimpin bangsa saat ini," terangnya penuh semangat.

(crl)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini