Share

UGM Libur Hingga 13 November

Rifa Nadia Nurfuadah, Okezone · Jum'at 05 November 2010 14:26 WIB
https: img.okezone.com content 2010 11 05 373 390183 tpzGQtNPGh.jpg Mahasiswa UGM mengenakan masker untuk menghalau debu vulkanik. (Foto: dok. UGM)

JAKARTA - Universitas Gadjah Mada (UGM) mulai hari ini meliburkan kegiatan akademik karena situasi kampus dinilai tidak kondusif untuk menyelenggarakan kegiatan perkuliahan. UGM merupakan salah satu kampus yang tertutup abu vulkanik sebagai akibat erupsi Gunung Merapi.

Keputusan tersebut dituangkan dalam surat edaran Nomor 8374/P/Dir-Akademik/2010 yang ditandatangani oleh Wakil Rektor Bidang Alumni dan Pengembangan Usaha, Prof. Ir. Atyanto Dharoko, M.Phil., Ph.D. Surat itu menjelaskan, kegiatan akademik di UGM diliburkan hingga 13 November mendatang.

Baca Juga: Dukung Pengawasan Sumber Daya Kelautan dan Perikanan, Kabupaten Morowali Hibahkan Tanah ke KKP

“Kegiatan akademik diliburkan terlebih dahulu dengan mempertimbangkan perkembangan erupsi Gunung Merapi ini,” kata Atyanto seperti dikutip dari situs UGM, Jumat (5/11/2010).

Mahasiswa akan aktif kuliah lagi 15 November mendatang. Saat ini UGM memang tengah memusatkan seluruh perhatian dan sumber daya mereka untuk membantu korban dan pengungsi Merapi. UGM memiliki Pos Komando (Posko) penanganan bencana Merapi di Bulaksumur D-7. Posko ini dikelola Disaster Emergency Respon Unit (Deru) UGM.

Kepala Bidang Humas dan Keprotokolan UGM Drs. Suryo Baskoro, MS. menjelaskan, pimpinan kampus menyerukan agar fakultas mendata mahasiswa yang menjadi relawan Gunung Merapi. Fakultas juga harus memberikan pengarahan dan me mengimbau kepada mahasiswa relawan mengikuti koordinasi lembaga resmi dari pemerintah maupun universitas.

“Koordinasi diharapkan tetap dijalankan oleh mahasiswa relawan dengan pihak resmi terkait seperti Deru, Posko Pemda ataupun BNPB,” imbuhnya.

Selain Posko DERU di Bulaksmur D-& tadi, UGM juga menyiapkan setidaknya tiga posko bagi para pengungsi Gunung Merapi. Ketiganya berada di Gelanggang Mahasiswa, Pusat Kebudayaan Koesnadi Hardjasoemantri (eks. Purna Budaya), dan lapangan tenis indoor UGM. Saat ini telah ada sekira 350 orang mengungsi di Gelanggang Mahasiswa UGM.

(rhs)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini