Share

Antisipasi Trauma Merapi, UNY Buka Konseling

Rifa Nadia Nurfuadah, Okezone · Jum'at 05 November 2010 15:35 WIB
https: img.okezone.com content 2010 11 05 373 390223 f9KRgnPGsb.jpg Ilustrasi: ist.

JAKARTA - Sejumlah dosen dan mahasiswa dari program studi Bimbingan dan Konseling (BK) Universitas Negeri Yogyakarta (UNY) menyiapkan program konseling bagi anak-anak pengungsi bencana Merapi.

"Anak-anak itu pasti mengalami taruma, karena itu kami bantu mengatasinya dengan memberikan konseling," tutur Rektor UNY Rochmat Wahab ketika dihubungi okezone, Jumat (5/11/2010).

Baca Juga: Dukung Pengawasan Sumber Daya Kelautan dan Perikanan, Kabupaten Morowali Hibahkan Tanah ke KKP

Bantuan konseling akan dipusatkan kepada para pengungsi di kampus UNY. Rochmat menjelaskan, UNY menyiapkan fasilitas olah raga yang dimilikinya untuk menampung para pengungsi selama mereka membutuhkannya.

"Keberadaan para pengungsi tidak akan mengganggu perkuliahan di UNY. Kalaupun nanti ada praktik olah raga, bisa kami alihkan ke luar ruang. Yang penting sekarang adalah memberikan toleransi dan mengutamakan para pengungsi tersebut," ujar Rochmat menegaskan.

Aktivitas akademik di UNY diliburkan sejak hari ini hingga 13 November mendatang. Dijadwalkan, kampus akan kembali aktif menyelenggarakan perkuliahan pada Senin, 15 November 2010.    

"Kebijakan ini kami ambil untuk melindungi semua civitas akademika UNY. Sebab, kita kan tidak tahu bagaimana dampak abu vulkanik yang terbawa hingga kampus," tutur Rochmat.

Rochmat menjelaskan, pihak kampus juga mempersilakan para mahasiswanya untuk menjadi relawan dan membantu para pengungsi bencana Merapi. "Keadaan ini jadi kesempatan kita untuk menunjukkan empati dan membantu sesama," katanya menutup pembicaraan.

(rhs)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini