nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Panti Asuhan di Tasikmalaya Diancam Dibakar FPI

Taufik Hidayat, Jurnalis · Kamis 09 Desember 2010 09:57 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2010 12 09 337 401517 XKz2xUVLqD.jpg Ilustrasi

JAKARTA- Panti Asuhan Hasanah Kautsar di Cicariang, Kawalu, Tasikmalaya, Jawa Barat diancam akan dirusak sekelompok organisasi masyarakat sejak kemarin. Massa tersebut ingin jamaah Ahmadiah yang tinggal di pesantren itu menghentikan kegiatan peribadatannya.  

”Ada berita dari intel mengatakan hari Kamis ada pawai ta’aruf FPI, kemudian kan melakukan penyerbuan ke yayasan Ahmadiyah Panti Asuhan Hasanah Kautsar,” kata anggota Jamaah Ahmadiah, Syahab Ahmad saat dihubungi okezone, Kamis (9/12/2010)

 

Menyusul peringatan tersebut, Kejaksaan Negeri Tasikmalaya dan Kepolisian Resor Kota Tasikmalaya meminta pengurus pesantren menutup dan mengosongkan pesanten. Mereka juga meminta jamaah menghentikan kegiatan keagamaan.

 

Pihak pesantren bersedia memenuhi keinginan pihak Kepolisan dan Kejaksaan untuk mengunci gerbang, namun menolak untuk menghentikan kegiatan keagamaan.

 

”Mereka meminta kami meninggalkan dan mengosongkan panti. Kami menolak untuk meninggalkan karena untuk meninggalkan pesantren sama saja meninggalkan ibadah,” tambahnya.

 

Beberapa menit setelah penguncian, sekelompok massa secara bergerombol berteriak-teriak meminta jamaah Ahmadiyah meninggalkan panti asuhan.

 

“Setelah mereka menggembok dan berangkat, datang massa beberapa orang tidak pakai atribut apa-apa, pakaian hitam-hitam. Mereka mendobrak pagar, teriak bakar, bakar,” tambahnya.

 

Namun aksi itu gagal karena hujan lebat membuat mereka pergi dari panti asuhan. Sayang, setelah kejadian itu tidak ada polisi yang berjaga di sekitar panti asuhan. Padahal jamaah Ahmadiyah berharap pihak kepolisain menjaga agar mereka merasaa aman melakukan kegiatan sehari-hari. Apalagi rencana segrombolan masa akan mendatangi tempat mereka.

 

”Paling kita cuma berjaga supaya tidak dirusak. Kita berharap pengamanan diserakan ke kopolisian untuk menidak tegas. Itu tugas kepolisian untuk mengamankan,” tandasnya.

(lsi)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini