Image

LBH: Penegakan Hukum 2010 Masih Sebatas Jargon

Ahmad Fadli, Jurnalis · Kamis 23 Desember 2010, 00:10 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2010 12 22 339 406300 gQWDNRbAnp.jpg

JAKARTA - Direktur Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Nurkholis Hidayat mengatakan pemerintah maupun aparat penegak hukum masih belum serius mengimplementasikan penegakan hukum. Dengan kata lain, penegakan hukum masih sebatas jargon.

“Kasus-kasus besar yang menyita publik justru sengaja dikaburkan. Itu pun tidak menyentuh kelas elitenya. Hingga pada akhirnya dibiarkan menguap tanpa bekas,” tutur Nurkholis dalam diskusi Refleksi Catatan Akhir Tahun LBH Jakarta, di kantor LBH Jakarta, Rabu (22/12/2010).

Dijelaskannya, perkara yang menyita perhatian publik, namun menguap, sangat bertentangan dengan ekspektasi masyarakat. “Banyak kasus yang indikasinya justru dibikin kabur," cetusnya.

Nurkholis menambahkan, kondisi ini diperparah dengan sikap Presiden yang mengangkat Kapolri, Jaksa Agung, maupun Ketua KPK yang melawan arus dari kehendak publik.

“Presiden cenderung permisif dan kompromis dengan memilih orang-orang yang dapat diterima semua kalangan dan tidak membahayakan stabilitas didalam internal lembaga aparat penegak hukum,” jelasnya.

Dalam kondisi seperti ini, lanjut Nurkholis lagi, LBH memandang pemerintah perlu menunjukan kembali kehendaknya yang kuat dan memimpin proses penegakan hukum dan HAM tanpa pandang bulu.

Pemerintah, kata dia, harus mengabdi pada kepentingan warga negara keseluruhan, bukan hanya melayani fraksi politik yang membangun koalisi pemerintahan semata.

“Kami juga mendesak pemerintah untuk secara optimal mengimplementasikan sejumlah instrumen HAM internasional dan memenuhi kewajibanya dalam menghormati, melindungi, dan memenuhi HAM,” tutupnya.

(ton)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini