Share

Banjir, Paksa Warga Australia Dievakuasi

Fajar Nugraha, Okezone · Jum'at 31 Desember 2010 16:33 WIB
https: img.okezone.com content 2010 12 31 18 409123 woamIlzevs.jpg Banjir di Australia (Foto: Getty Images)

BUNDABERG - Pemerintah Australia hari ini memulai evakuasi paksa terhadap warga di wilayah pantai Rockhampton, akibat banjir yang mengancam. Sebelumnya 200 ribu warga terkena dampak buruk akibat banjir parah ini.

Perdana Menteri Julia Gillard sendiri memerintahkan evakuasi yang diikuti dengan upaya evuakasi oleh polisi terhadap warga setempat. Sekira 4 ribu rumah terancam akibat banjir yang telah melumpuhkan sebagai wilayah Rockhampton.

"Polisi memerintah warga yang terkena banjir untuk keluar dari rumahnya," ujar Walikota Brad Carter seperti dikutip AAP, Jumat (31/12/2010).

Baca Juga: Peringati Hari Lahir Pancasila, Pengawas KKP Lakukan Upacara Bawah Laut

Banjir yang dipicu oleh topan siklon Tasha ini telah menyerang peternakan dan pertambangan yang berdekatan dengan Brisbane. Umumnya banjir ini telah memotong akses jalan tambang batubara yang berada di wilayah itu.

Sementara PM Gillard menyempatkan diri untuk mengunjungi korban banjir di Kota Bundaberg. Perdana menteri perempuan pertama Australia itu mengunjungi warga yang berada di tempat penampungan.

"Meski bencana ini mengakibatkan kerusakan hebat, kita melihat upaya yang luar biasa dilakukan oleh pemerintah setempat dan pihak petugas penyelamat," pungkas Gillard.

Pelabuhan Bundaberg sendiri saat ini ditutup untuk pelayaran karena arus yang kencang. Sementara Bandara Rockhampton diperkirakan akan tetap ditutup selama akhir pekan ini. 

(faj)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini