Share

Reshuffle Kabinet 'Kunci' Citra Presiden

Stefanus Yugo Hindarto, Okezone · Kamis 13 Januari 2011 16:47 WIB
https: img.okezone.com content 2011 01 13 339 413634 30Hc3wPBaZ.jpg Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (okezone)

JAKARTA - Presiden harus berani untuk mengganti menteri yang memiliki rapor merah. Karena hal itu justru bisa menaikan citra Presiden Susilo Bambang Yudhoyono.

"Citra presiden saat ini sedang menurun, dan untuk menaikkannya membutuhkan perubahan. Resufhlle bisa menjadi kunci untuk menaikan citra SBY," ujar Direktur Eksekutif Lembaga Survei Indonesia (LSI) Dodi Ambardi saat dihubungi okezone, Kamis (13/1/2011).

Follow Berita Okezone di Google News

Namun demikian, Dodi mengatakan, dalam melakukan reshuffle Presiden juga harus melihat kredibilitas calon pengganti menteri.

 

Lantas apakah menteri yang baru harus dari kalangan partai politik lagi?. Dodi mengatakan, ahli juga sebenarnya bisa dicalonkan oleh partai, tapi realita yang terjadi saat ini ahli selalu berbenturan dengan partai.

"Partai itu biasanya melihat dua calon, yakni calon yang dipercaya partai dan kedua calon yang berasal di luar partai, tapi biasanya yang diluar calon ini selalu berbenturan dengan parpol," kata Dodi.

Selain itu, pengganti juga harus memiliki program-program, dan kebijakan yang jelas, sehingga kebijakan tersebut dapat langsung dirasakan oleh masyarakat. Seperti mampu mengendalikan harga bahan pokok dan menyelesaikan persoalan penegakan hukum di Indonesia.

Seperti diketahui, Unit Kerja Presiden bidang Pengawasan dan Pengendalian Pembangunan (UKP4) telah menyerahkan rapor kerja para menteri Kabinet Indonesia Bersatu jilid II. Dari seluruh menteri di kabinet, terdapat sekira 10 persen yang mendapat rapor merah.(lsi)

(mbs)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini