Share

Unsri Sediakan 6.434 Kursi

Jum'at 14 Januari 2011 18:25 WIB
https: img.okezone.com content 2011 01 14 373 413886 j601ZrVHdP.jpg Image: corbis.com

PALEMBANG – Universitas Sriwijaya (Unsri) menyediakan 6.434 kursi bagi calon mahasiswa baru tahun akademik 2011/2012.

Untuk memenuhi kuota tersebut, pihak panitia akan melakukan penerimaan mahasiswa melalui metode seleksi dan undangan khusus. Pembantu Rektor I Universitas Sriwijaya (Unsri) Zulkifli Dahlan mengatakan dalam mekanismenya, penerimaan calon mahasiswa baru ini akan dibuka melalui lima jalur, yakni melalui seleksi nasional masuk perguruan tinggi negeri (SNMPTN) dengan kuota sebanyak 3.110 mahasiswa, dan ujian saringan masuk (USM) sebanyak 2.415 mahasiswa.

Baca Juga: Tidak Hanya Berantas Pencurian Ikan, Ini Bukti Nyata Ketegasan KKP

Sementara, untuk tiga jalur lainnya akan menggunakan sistem undangan. Masing-masing Penelusuran Minat Prestasi (PMP) sebanyak 510 orang, Program Beasiswa Kemitraan Daerah (PBKD) 99 orang, serta Bidik Misi (BM) sebanyak 400 orang. “Kelima jalur ini akan menggunakan metode yang berbeda dalam tahapan rekrutmennya,“ ujar Zulkifli Dahlan di Kampus Magister Manajemen (MM) Unsri Bukit Besar Palembang kemarin.

Zulkifli menjelaskan, untuk jalur SNMPTN para mahasiswa akan melalui proses seleksi secara serentak bersamaan dengan PTN lain di seluruh Indonesia. Dalam hal ini, semua peserta memiliki hak yang sama dan dapat mencantumkan dua pilihan PTN yang ingin dimasukinya. Rencananya pendaftaran untuk jalur ini akan dibuka mulai 2–24 Mei. Sedangkan pelaksanaannya dijadwalkan selama dua hari yakni pada 31 Mei hingga 1 Juni. “Bagi yang memilih jurusan tertentu, seperti Pendidikan Kesehatan dan Jasmani (Penjaskes), maka wajib melakukan praktik keterampilan pada 3 dan 4 Juni,” ungkap Zulkifli.

Untuk jalur USM, lanjut dia, akan dibuka setelah SNMPTN berlangsung. Jalur ini dibuka untuk memfasilitasi para calon mahasiswa yang tidak lulus dalam SNMPTN, tapi tetap ingin memasuki Unsri. “Melalui jalur khusus ini, mahasiswa yang sebelumnya tidak bisa lulus dalam program reguler SNMPTN maka bisa mencoba kembali lewat jalur USM ini. Namun, kapan tanggal pendaftarannya masih belum kita tentukan,” ucap Zul.

Sementara, ungkap Zul, untuk jalur PMP dan BM pihaknya akan mengirimkan undangan khusus ke sekolah-sekolah yang ada di Sumatera Bagian Selatan (Sumbagsel). Dalam hal ini, pihak sekolah dapat merekomendasikan para siswa terbaiknya untuk kuliah di Unsri tanpa harus melalui ujian atau tes lainnya.

Namun, para siswa tetap akan diseleksi secara administratif. Khususnya dilihat dari nilai akademik di sekolah selama semester I hingga V berikut juga tunjangan prestasi lainnya. Mengingat, jumlah kuota yang terbatas, maka pihak panitia juga akan melakukan sistem ranking pada setiap dokumen yang masuk. “Untuk menjamin mutu dan kompetensi dari calon mahasiswa yang akan di terima, maka undangan ini hanya akan diberikan kepada sekolah-sekolah yang telah terakreditasi,” papar Zulkifli.

Selanjutnya, kata Zulkifli, sistem undangan yang lain adalah PBKD. Hanya saja sedikit berbeda dengan PMP dan BM, jalur ini dibuka dengan bekerja sama dengan pemerintah kabupaten/kota yang ada di Sumsel. Dalam tahapannya, pihak Unsri akan mengirimkan undangan kepada masing-masing kepala daerah dan kepala dinas pendidikan setempat. Selanjutnya, pihak daerah yang akan mengirimkan putra-putri terbaik di daerahnya untuk melanjutkan pendidikan di Unsri dengan biaya beasiswa dari pemerintah daerah.

“Jalur ini akan memberikan kesempatan bagi mereka yang memiliki kelebihan secara akademik namun minim dalam pembiayaan,” imbuhnya. (febria astuti/sindo) (rfa)

(rhs)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini