Share

UGM Kembangkan Riset Ecohealth

Rifa Nadia Nurfuadah, Okezone · Jum'at 14 Januari 2011 16:42 WIB
https: img.okezone.com content 2011 01 14 373 413908 Xxsw2HlspO.jpg Image: corbis.com

JAKARTA - Zoonotic Disease Center (ZDC) Universitas Gadjah Mada (UGM) mengembangkan riset Ecohealth. Salah satu tujuannya, sebagai langkah penanggulangan penyakit menular dari hewan ke manusia karena faktor ekologi.

Tidak hanya riset, ZDC UGM juga akan menjadi lembaga yang menyebarluaskan konsep pendidikan Ecohalth, sebuah disiplin ilmu baru yang mempelajari bagaimana perubahan dalam ekosistem bumi seperti lingkungan biologik, fisik, sosial, dan ekonomi mempengaruhi kesehatan manusia.  "Kami ingin menyebarkan konsep ini ke masyarakat dengan merangkul para pihak yang bekepentingan," kata peneliti zoonosis dari Fakultas Kesehatan Hewan (FKH) UGM Wayan Tunas Artama seperti dikutip dari situs UGM, Jumat (14/1/2011).

Baca Juga: Tidak Hanya Berantas Pencurian Ikan, Ini Bukti Nyata Ketegasan KKP

Di berbagai negara, konsep ini telah diintegrasikan dengan kerja sama antar-universitas dan lintas disiplin ilmu pengetahuan. Karena kekompleksan bahasannya, Ecohealth memang menyatukan berbagai kalangan. Tidak hanya dokter dan dokter hewan, tetapi juga ahli dalam berbagai bidang seperti konservasi, ekonomi, sosial, perencana ruang, dan lainnya.

Penelitian dalam Ecohealth perlu dilakukan secara komprehensif untuk melihat dan memahami bagaimana perubahan ekosistem secara negatif berdampak pada kesehatan manusia dan hewan. Ilustrasinya, berbagai penyakit zoonotik memang berasal dari hewan, tetapi juga dipengaruhi oleh perubahan cuaca, iklim, dan lingkungan. "Seperti kasus leptospirosis dan toxoplasma. Penanggulangannya tidak hanya dari dari aspek kesehatan manusia, tapi faktor dari hewan dan lingkungannya yang perlu diperhatikan," imbuh Wayan. (rfa)

(rhs)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini