Wapres Minta Menhub Cepat Perbaiki Aturan

Insaf Albert Tarigan, Okezone · Sabtu 29 Januari 2011 14:26 WIB
https: img.okezone.com content 2011 01 29 340 419271 Se8sGJqC1i.jpg Wapres Boediono

JAKARTA - Wakil Presiden Boediono meminta Menteri Perhubungan Freddy Numberi segera mengambil langkah dan evaluasi cepat, menyusul kecelakaan yang menimpa Kapal Laut Teduh II dari Merak menuju Lampung yang terbakar di sekitar Pulau Tempurung.  

Boediono mengatakan, pembenahan aturan keselamatan, menekankan ketertiban penumpang termasuk registrasi dan perbaikan peralatan keselamatan merupakan cara untuk mencegah terjadinya kecelakaan serupa di masa depan.

 

“Saya minta Pak Menhub melihat prosedur dan memperbaiki, segera laksanakan untuk semua feri penumpang. Kalau ke depan, saya kira jangka panjang harus dilihat perbaikan yang lebih mendasar apakah itu kapalnya dan sebagainya,” ujarnya dalam konferensi pers di Rumah Sakit Krakatau Medika, Cilegon, Sabtu (29/1/2011).

 

“Tapi dalam jangka pendek saya ingin Bapak Menhub ambil langkah cepat kongkret untuk menghindari risiko keselamatan di waktu mendatang,” tambahnya.

 

Boediono menambahkan, persoalan keselamatan transportasi sebenarnya sudah beberapa kali dibicarakan di kantornya. Namun, saat ini yang lebih diperlukan adalah langkah cepat yang bersifat jangka pendek.

 

Sementara kepada Jasa Raharja dan Jamsostek, Wapres meminta agar mereka segera memberi santutan kepada seluruh korban baik yang sedang menjalani perawatan maupun keluarga korban yang meninggal dunia.

 

“Saya tambahkan saat ini sedang dilaksanakan lagi penyisiran di kapal yang mendapatkan musibah untuk meyakinkan tidak ada lagi yang tertinggal ini penting untuk dilakukan dengan tuntas,” katanya.

 

Saat berkunjung ke RS Krakatau Medika, Boediono meminta laporan mengenai data-data korban dari Wali Kota Cilegon Imam Ariyadi. Dia juga menyempatkan diri menjenguk 22 korban yang masih dirawat di tempat tersebut.

(lsi)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini