Demokrat: Polisi Tetap Harus Usut Ancaman FPI

Misbahol Munir, Okezone · Rabu 16 Februari 2011 14:58 WIB
https: img.okezone.com content 2011 02 16 339 425350 jrpt0Gx4b1.jpg Ilustrasi

JAKARTA - Meski kini Front Pembela Islam (FPI) sedikit melunak, namun ancamannya soal penggulingan terhadap pemerintahan yang sah, dinilai harus menjadi catatan aparat penegak hukum.

Wakil Ketua Fraksi Demokrat di DPR Saan Mustofa menganggap ancaman tersebut sebagai bentuk pembangkangan dan hasutan yang perlu ditindaklanjuti oleh Kepolisian.

“Walaupun belum dilakukan, ini merupakan bentuk hasutan dan merencanakan perbuatan inkonstitusional. Saya berharap polisi segera bertindak. Mereka-mereka yang menghasut untuk melakukan pembangkangan harus segera ditindak,” ujar Saan di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Rabu (16/2/2011).

Menyoal wacana pembubaran ormas yang kerap bertindak anarkistis seperti dinstruksikan oleh Presiden, kata Saan, merupakan tindaklanjut dari harapan publik.

“Publik jenuh dengan perilaku mereka yang selalu melakukan kekerasan. Permintaan (pembubaran) itu bagian dari merespons permintaan masyarakat,” katanya.

Mengenai teknisnya, lanjut Saan, sepenuhnya diserahkan kepada pihak berwenang seperti Kementerian Dalam Negeri maupun Kementerian Hukum dan HAM.

“Karena bentuk kehadiran negara adalah memberi ketentraman dan menindak kelompok-kelompok yang melakukan anarkistis,” jelasnya.  

(ded)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini