Utusan Megawati Minta KPK Selektif

Ray Jordan, Okezone · Senin 21 Februari 2011 13:42 WIB
https: img.okezone.com content 2011 02 21 339 426992 8YukTcsiAf.jpg Ilustrasi (Foto: Dok Okezone)

JAKARTA - Ketua Umum DPP PDIP Megawati Soekarnoputri melalui utusannya, Tjahjo Kumolo dan Trimedya Pandjaitan meminta agar KPK lebih selektif dalam mengabulkan permohonan tersangka kasus korupsi.

“Kami menghormati proses penegakan hukum yang dilakukan KPK. Hanya saja kami meminta KPK selektif dan harus mengkaji betul apakah terhadap saksi yang meringankan yang diminta tersangka sudah menenuhi syarat-syarat formil atau belum,” kata Trimedya di Gedung KPK, Jakarta, Senin (21/2/2011).

Trimedya menjelaskan, Megawati menerima surat panggilan dari KPK pada Kamis lalu untuk datang ke KPK sebagai saksi meringankan tersangka kasus suap pemilihan Deputi Gubernur Senior Bank Indonesia Max Moein dan Poltak Sitorus.

Setelah dicermati dan dipelajari substansi dari surat tersebut, maka disimpulkan bahwa apa yang diharapkan Max Moein dan Poltak Sitorus tidak ada relevansinya dengan Megawati. “Serta tidak memenuhi syarat-syarat formil dan materiil sebagaimana diatur dalam pasal 1 butir 27 KUHP,” bebernya.

Dalam kesempatan yang sama, Tjahjo Kumolo mengimbau seharusnya orang yang meminta kepada yang bersangkutan untuk menjadi saksi meringankan harus bertanya dulu kepada yang bersangkutan. “Apakah bersedia atau tidak,” ungkapnya.

(ful)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini